Ketika Hidup Adalah Pilihan, Kita Berhak Menentukan

Ketika hidup menjadi sebuah pilihan. Awalnya sulit memutuskan mana pilihan yang harus ku pilih diantara dua pilihan. Saat dihadapkan dengan itu, pernah berpikir untuk lebih baik tak memilih keduanya, tapi...ini jalanku, jalan hidupku yang harus kupilih, ya karena hidup adalah pilihan.

Kemudian, aku pelajari apa yang akan aku dapat dan apa yang harus aku korbankan jika aku memilih salah satu diantaranya. Pada akhirnya keputusan itu ku pilih, dengan membuat catatan ini.

Langkah pertama yang menguatkanku adalah, aku tak boleh menyesal nantinya dengan keadaan apapun, karena ini pilihanku. Selanjutnya, aku harus menjalani semua keputusan yang telah ku pilih.

Sekarang, aku mulai sadar, bahwa semua pilihan itu sebenarnya yang terbaik, jika kita mampu menjalaninya dengan baik :) dan percayalah Allah akan memudahkan semuanya jika kita mau berusaha. Jadi, semua akan terasa indah pada waktunya.

Pilihan dalam Hidup

Hidup di dunia ini akan selalu dihadapkan dengan serangkaian pilihan. Pilihan untuk terus maju, pilihan untuk bertahan atau pilihan untuk mundur. Pilihan untuk menjadi orang baik atau jahat, pilihan untuk memilih atau tidak memilih, dan lain-lain. Memilih itu terkadang menjadi sulit, karena kita tidak tahu apa dan siapa yang harus dipilih, dan apa konsekuensi selanjutnya dari memilih. Terkadang, sudah dapat meraba konsekuensi pun, logika dan keinginan masih sering berbenturan.

Tak jarang akhirnya kita membuat suatu pilihan hanya karena banyak orang yang memilih pilihan tersebut. Seringkali hanya mencari aman, sehingga pada akhirnya mengabaikan isi hati dan pemikiran sendiri saat mengambil keputusan. Padahal, berbeda tentu bukanlah kesalahan. Kembali lagi dengan prinsip jika hidup adalah pilihan.

Wajar sebenarnya, semua pilihan pasti ada resikonya. Tinggal bagaimana kita menghadapi segala resiko yang ada. Keberanian untuk menghadapi segala resiko ini yang justru bikin kita semakin berkembang.


Solusi dari Hidup adalah Pilihan

Solusi atas masalah juga sering datang tidak dalam keputusan tunggal. Namun ada baiknya, jika pengambilan keputusan dilihat dari yang palin banyak memberikan manfaat. Pertimbangan-pertimbangan logis jadi sebuah kunci dalam mengambil keputusan. Memilih solusi permasalahan dalam kehidupan memang perlu dilihat dari berbagai sudut pandang. Pertimbangan dari berbagai sudut akan membantu untuk menentukan pilihan yang terbaik.

Salah satu yang saya yakini adalah, saat kita memilih salah satu jalan dan melangkah melewatinya, cepat atau lambat kita akan menyadari apakah jalan yang kita lewati adalah pilihan yang tepat atau tidak. Bila ternyata jalan pilihan itu tidak tepat berarti jalan satunya yang tepat, kita bisa kembali ke awal dan masuk ke jalan lain itu.

Lantas, waktu kita terbuang sia-sia dong?!

Tidak ada yang sia-sia, hidup adalah pilihan! karena pasti ada pelajaran di setiap pilihan meski itu awalnya kurang tepat. Nyatanya, kita bisa tahu kalau pilihan itu tidak tepat, berarti kita sudah belajar dari satu pilihan tersebut.

Lebih baik menemukan yang belum tepat, berarti kita sudah mengambil langkah dan keputusan, dibanding kita terhenti pada langkah awal tanpa melangkah kemanapun. Diam tanpa langkah awal, justru kita tak akan pernah tahu mana jalan yang tepat, dan kita tak akan pernah sampai ke tujuan.


Keberanian dalam Pilihan Hidup

Keberanian dan kesadaran untuk tetap pada suatu keputusan yang telah dibuat adalah kekuatan dari diri kita masing-masing. Ada banyak jalan dan pilihan yang tersedia di depan mata. Bisa saja jalan yang kita ambil itu penuh liku sehingga butuh usaha ekstra untuk menyelesaikannya.

Tapi dari jalan sulit tersebut, kita akan lebih banyak mengambil pelajaran hidup. Hidup ini tidak selamanya datar, terkadang akan ada yang terjal untuk dilewati. Sebaik apapun rencana kita, tetap harus ada pilihan karena hidup adalah pilihan. Tuhan pun memilih kita.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.