Kota yang kuinginkan di kala menua

Suatu hari, jika hidup telah menua, rasanya ingin hidup dalam satu kota yang damai. Kota yang seimbang kehidupannya. Kota dengan masyarakat yang pemaaf, yang ramah namun tak mudah menjamah. Kota yang tertata apik lingkungannya. Hijau asri penuh pepohonan. Kota dengan udara segar sepanjang hari. Kota bersih dengan tatanan rapi. Iya, kota impianku dikala menua.

Dimana ketika pagiku bangun, rumput dan dedaunan masih basah oleh embun. Udara yang segar terhirup dalam menyejukan paru-paru. Mata ini memandang pemandangan langit yang biru teduh. Banyak burung-burung kecil berterbangan menyambut pagi. Aku berjalan pelan di tepian tanpa suara klakson jadi gangguan. Iya, pagiku ingin sesederhana itu.

Dikala siang, tanpa terik matahari yang menyengat. Hanya hangat dengan angin sepoi yang bertiup, menerbangkan runtuhan daun kering. Semangat menjalankan aktivitas, dengan ikhlas tanpa batas. Menikmati kota yang tertata apik. Tanpa pemandangan sampah yang penuh tumpukan plastik. Tanpa pemandangan macet yang penuh dengan asap kendaraan. Tanpa keriuhan orang-orang yang tak sabar dengan antrian. Hidup terasa damai jika semuanya seimbang. Sesuai dengan aturan-aturan untuk kebahagiaan. Iya, hidupku ingin seseimbang itu.

Menanti senja dengan seruputan teh hangat. Menikmati orang-orang berlalu pulang dengan senyuman. Duduk santai membaca berita. Mendengar lantunan lagu dari para penggitar yang menyusuri kota. Hilang penat seharian, dibasuh rintikan hujan yang datang rutin di kala penghujan. Kota yang seimbang hidupnya. Orang-orang yang mengerjakan kewajibannya untuk mendapat haknya. Iya, senjaku ingin sedamai itu.

Damai dalam menjemput mimpi di malam hari. Bukan dengan peluh dan sisa asap menempel di sekujur tubuh. Bukan dengan lelah dan mata memerah. Malamku ingin terisi dengan senandung doa-doa yang damai. Bercengkrama dengan orang-orang tersayang dari senja hingga menutup mata. Berharap yang baik untuk esok, meski raga sudah tak kuat lagi.

Iya, Kota yang damai, yang kuinginkan dikala menua 💓


#TantanganPekan1
#OneDayOnePost
#KomunitasODOP
#ODOPBatch7

18 komentar:

  1. Sungguh indah jika itu menjadi nyata...
    Semoga saja

    BalasHapus
  2. Andai, kala ku menua ah ... Kotaku seindah gambaran kakak ☺

    BalasHapus
  3. Kok, suasananya sendu ya kak. Bagus tulisannya!

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.