Terima Kasih Malam


Tampaknya malam menjadi waktu yang terasa tenang untuk melakukan aktivitas ringan dan yang pasti untuk beristirahat. Beberapa hal terasa lebih cepat jika dikerjakan saat malam hari. Sepertinya konsentrasi lebih penuh disaat malam. Mungkin untuk beberapa orang tidak, yang sudah lelah seharian siang beraktivitas, malam menjadi waktu ternyaman untuk beristirahat, mengembalikan energi untuk esok hari.

Bagiku sekarang, malam adalah waktu tercepat untuk bisa mengerjakan segala aktivitas yang tidak dapat dikerjakan dikala siang. Saat sesiang waktu penuh untuk mengurus dan menemani anak, malamlah waktu yang paling berharga untuk menyelesaikan segala aktivitas lain dan beristirahat dengan tenang.

Malam menjadi waktu paling nyaman untuk berbagi, dengan Illahi. Waktu yang paling tepat untuk menyendiri dari penat.

Malam selalu dapat membuat tenang, meski kadang terasa sunyi dan mencekam. Kebanyakan orang akan menanti malam, meski hanya untuk istirahat, atau mungkin untuk mencari sesuap nasi atau bahkan ada yang menghindari malam. Mungkin orang-orang yang selalu terasa mencekam di kala malam, yang selalu dihantui kegelapan dalam hidupnya.

Macam orang, macam kebutuhan dan bentuk kenyamanannya. Aku selalu berterima kasih dengan malam. Karenanya aku dapat mengembalikan bahagia untuk diriku. Karenanya aku dapat meluruskan otot-otot pada tubuh yang lelah bekerja keras seharian. Terima kasih malam, telah mendekatkanku dengan Sang Pencipta.


#OneDayOnePost
#KomunitasODOP
#ODOPBatch7

13 komentar:

  1. benar sekali.. malam waktu yang menyenangkan

    BalasHapus
  2. Keheningan malammembawa otak untuk memaksimalkan imajinasi ya kak

    BalasHapus
    Balasan
    1. bener banget, rasanya kalau malam lebih santai untuk melakukan sesuatu yang lebih serius :)

      Hapus
  3. Malam selalu menjadi waktu yang menenangkan...

    Selamat malam kakk

    BalasHapus
  4. bener kak,
    "dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat" QS: An-Naba:9

    kesempatan yang paling apik untuk selonjoran sambil merenungi target2 yang tercapai dn tdk tercapai seharian huhu.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah benar sekali, memang waktu yang paling tepat untuk merenung dengan damai :)

      Hapus

Diberdayakan oleh Blogger.