Dalam Bentangan Kilometer

(...wordpress.com)

Meski yang dihadirkan hanyalah celotehan kecil tak bermakna, aku rasa begitu istimewa. Terkadang, jarak membuat banyak misteri. Siapa saja yang tak sanggup membuka pikirannya, akan jatuh pada prasangka buruk di bentangan jarak. Jarak terkadang melumpuhkan. Membuatkan yang mudah menjadi rumit, berkelumit.


Jarak punya caranya sendiri untuk membahagiakan, namun tak jarang justru mengkhawatirkan. Ada celetukan manis yg mungkin justru membutakan. Ada keangkuhan dalam balutan rindu yang tak kunjung menemukan apa yang dirindukan. Sebenar-benarnya benar kemudian menjadi salah arti. Berdiam dengan banyak mengerti, tentang jarak yang berkisah, yang menjaga kebahagiaan akan tetap tumbuh rapi di pelataran bentangan. Jarak menjadi saksi, menjadi yang tak jauh dari mimpi. Yang dengan senantiasa memeluk mesra. Memeluk para perindu yang kering karena teriknya jarak. Memeluk kaum pengelana yang setia menopang kesetiaan.


Jarak menjadi sang pendendam, bila urung merapatkan masanya. Menggelepakkan bentangannya kian meregang, menyiksa. Butuh sabar untuk memapah jarak yang kian lebar. Butuh kasih untuk menitih jarak yang kian memilih. Dan butuh penyibak asa yang mulai mati rasa karena jarak tak kunjung berpihak.


Jarak punya nilainya sendiri! Bagaimana menghargai kebahagiaan dan kesedihan dalam bentangan kilometer.


CatatanAtiqoh, 11 Oktober 2019



#Hutang09/10/19
#OneDayOnePost
#KomunitasODOP
#ODOPBatch7

10 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.