MEMPERBAIKI DIRI

Jika dia tak cukup baik, belajarlah bersama untuk menjadi baik. Bukan saling meninggalkan kemudian mencari yang terbaik. Tak ada yang baik dari diri kita kecuali setiap orang mau menerimanya. Ini bagian yang sulit ketika kita harus memilih dengan siapa kita akan menghabiskan waktu kita sehari-hari. Tak hanya soal pasangan hidup, namun teman dan kerabat kita sehari-hari juga menjadi pilihan yang harus diperhatikan. Seperti apa kita dibentuk dari keluarga dan lingkungan akan mempengaruhi kebiasaan dan pikiran kita.



"Memperbaiki diri itu tidak ada habisnya, karena manusia tidak ada yang sempurna".

Ada yang baik datang dengan segala kebaikan. Ada yang kurang baik datang ingin memperbaiki diri, ingin lebih baik. Saya kira semua baik jika niatnya baik.

Jika yang kau dapat saat ini masih kurang baik, syukurilah dengan terus berusaha untuk menjadikannya lebih baik. Bukan dengan meninggalkannya dan mencari yang terbaik. Yakinlah itu takkan ada, karena yang terbaik adalah usaha dari kita untuk mampu menjadikannya lebih baik.

Bersyukur bukan berarti menerima apa adanya. Namun menerima dengan terus berusaha menjadi yang lebih baik lagi. Teruslah memperbaiki, mulai dari diri sendiri, yang lebih pantas untuk kita evaluasi dan nasehati. Teruslah memperbaiki diri, karena yang patut kita nilai dan kita kritik adalah diri kita sendiri. Mulailah dari diri sendiri, menerima semua kekurangan untuk terus menjadi lebih baik dari hari ke hari.

Catatanatiqoh, 14 Oktober 2109


#OneDayOnePost
#KomunitasODOP
#ODOPBatch7

14 komentar:

  1. bismillaah, semoga menjadi orang yang lebih baik dari waktu ke waktu, aamiin.

    BalasHapus
  2. kata hati yang di jabarkan jadinya bagus ya

    BalasHapus
  3. Bismillah...semoga saya selalu belajar memperbaiki diri

    BalasHapus
    Balasan
    1. amin, semoga selalu dimudahkan dalam langkah memperbaiki diri :)

      Hapus
  4. Balasan
    1. amin :) semoga selalu diberikan yang baik di sekitar kita :)

      Hapus

Diberdayakan oleh Blogger.