SEHAT itu nikmatnya SAKIT

Jarang yang menyadari kalau sehat itu nikmatnya luar biasa, sampai kita harus merasakan sakit terlebih dahulu. Sehat yang terkadang dilupakan mungkin takkan separah sakit yang dirasakan. Sehat menjadi lebih mengarah pada kosa kata indah yang terdefinisi di ilmu kedokteran. Menurut WHO Sehat adalah segala bentuk kesehatan badan, rohani/mental dan bukan hanya keadaan bebas dari penyakit, cacat atau kelemahan-kelemahan. Ini berarti, sehat harus tetap didefinisikan sebagai keadaan yang sempurna *dalam arti utuh tanpa kekurangan, baik keadaan perasaan dan tubuhnya. Jadi kalau patah hati, pasti sedang dalam keadaan tidak sehat karena ada cacat di hatinya, hehe.

Sehat menurut UU Kesehatan No. 23/1992 adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan seseorang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomi. Orang-orang yang tidak mampu bersosialisasi secara sosial, mungkin termasuk golongan yang tidak sehat. Mampu hidup produktif yang tentunya bermanfaat, baik bagi dirinya sendiri bahkan untuk orang lain.

Kesehatan seseorang tidak diukur dari kondisi fisik semata. Kesehatan tubuh dirasakan setiap individu baik dari dalam maupun dari luar. Semua aktivitas yang dilakukan sehari-haripun mencerminkan bagaimana diri kita. Sesuatu yang dilakukan dengan energi yang positif, tentunya akan menghasilkan hal yang positif juga untuk tubuh kita. Sehat menjadi salah satu pilihan keadaan yang dapat dirasakan.

Ungkapan sehat itu mahal adalah ungkapan yang sudah benar-benar teruji dan harus kita percayai. Maksudnya adalah agar orang mau menjaga kesehatan, karena kalau sudah sakit, tentu tak sedikit biaya yang akan dikeluarkan. Banyak dari kita terkadang mengabaikan kesehatan kita sendiri. Memang untuk menjadi sehat tidaklah gampang, pola makan, pola tidur, pola kerja dan banyak lagi pola-pola dalam kehidupan kita yang harus kita jaga. Sulit memang apalagi di jaman seperti ini dimana beberapa faktor terkadang memaksa kita untuk mengabaikan itu.

Sehat menjadi amat berharga kalau kita sudah pernah merasakan susahnya menjadi sakit. Kebiasaan orang indonesia itu sulit untuk mencegah tapi gampang untuk berobat. Begitu juga yang aku rasakan dan masih saja kulakukan, hehe.. Pengabaian pola-pola hidup sehat sebenarnya amat berbahaya. Macam-macam penyakit mengintai jika kita mengabaikan pola hidup kita. Dari penyakit yang ringan sampai penyakit yang paling berat. Contoh paling sederhana adalah mengabaikan pola makan yang sehat. Dari tidak teraturnya waktu makan sampai pada jenis makanan yang kita makan. Asupan makanan yang masuk ke tubuh juga perlu dijaga karena ini yang paling berbahaya. Tubuh akan menerima langsung efek dari asupan makanan yang berbahaya tersebut.

Sehat menjadi tidak mahal kalau kita mampu dan mau memberikan yang terbaik untuk tubuh kita. Jadi sebenarnya yang mahal bukan sehat, tapi justru kalau kita sudah sakit semuanya menjadi mahal. Mau makan dan minum saja harus diatur, tidur saja harus di rumah sakit diawasi dokter lagi, semua harus bayar -_-, yang mahal itu justru jika kita tidak bisa menjaga kesehatan, terus sakit, nah ketika setelah sakit maka ingin hidup sehat lagi, hal itulah yang menjadi mahal. Berbeda jika sejak dini kita menjaga kesehatan dari mulai memilih makanan yang sehat, minuman yang sehat, olah raga seimbang, kerja seimbang, hindari berbagai makanan dan minuman yang mengandung bahan kimiawi, maka hidup sehat itu menjadi murah, bahkan bisa jadi sangat murah.

Sehat itu nikmat. Nikmat yang luar biasa yang terkadang kita lupakan, atau mungkin bahkan tidak kita syukuri. Sehat itu dapat tertawa lepas dengan bahagia. Sehat itu mampu menangis bahagia dan terharu pada tempat dan saat yang tepat. Sehat itu istimewa. Sehat itu indahnya melebihi bunga mawar merah yang merekah. Sehat itu sejuknya melebihi tegukan air bening nan segar yang melewati kerongkongan. Sehat itu berharganya melebihi intan permata. Sehat itu ‘sesuatu’ yang pasti diinginkan semua orang.

Dan sehat itu, menjadi rasa nikmatnya dari sakit!! :)

Atiqoh_14/12/2011_21:02pm

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.