RANJAU STAPLER, Si Mungil yang Menyakitkan

Hal yang kecil terkadang lalai dari perhatian kita. Bahkan tanpa kita sadari itu menjadi berbahaya dan berakibat fatal.
 
RANJAU STAPLER

Stapler adalah benda sederhana yang banyak digunakan dan sangat bermanfaat. Kita membeli kerupuk plastiknya distapler. Membeli nasi goreng, bungkusnya di stapler. Dokumen di kantor disatukan dengan stapler. Buku tulis juga pakai stapler. Dan percayakah bahwa benda ini menjadi ranjau yang tak kalah dahsyat dengan ranjau paku?


Ranjau paku kita waspadai, tapi apakah kita pernah waspada ketika membuka stapler? Apakah stapler itu kita buang dengan cara yang tepat atau langsung terhambur di lantai atau dikarpet dan lantas hilang karena terlalu kecilnya? Atau jika itu dari bungkus makanan, mungkinkah stapler tercampur dengan makanan tanpa kita waspada saat membukanya? Ketika menyapu lantai, apakah kemudian kita memperhatikan benda kecil itu? apakah kita peduli untuk penangulangan sampahnya?


Ranjau stapler yang terjadi karena perilaku sendiri tentunya menggemaskan. Karena hal kecil yang kurang kita waspadai, dan kita sendiri yang menerima akibatnya. Terluka karena terinjak, terkena ujung jari, atau mungkin tertelan. Meski kecil penyebabnya, dampaknya bisa berbahaya.

RANJAU STAPLER

Jadi, berhati-hatilah dalam melepas stapler, pakailah alat bantu untuk melepas dan perhatikan limbah stapler yang terlepas. Pastikan limbah sudah kita buang dengan benar sehingga tidak mencelakaan diri kita dan orang lain. Alangkah baiknya kalau kita bungkus terlebih dahulu, jika limbah stapler dalam jumlah banyak dengan kertas kecil atau plastik, sebelum membuangnya ke tempat sampah. Jangan sekali-kali membiarkannya tercecer di lantai atau karpet dan lantas hilang karena terlalu kecil.


Hidup itu dimulai dari hal kecil, sekecil stapler.


Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.