Makanan Sehat Buat Anak, Wajib Menarik dan Enak!

Memberikan makanan sehat buat anak pasti sudah selalu ibu-ibu upayakan untuk hadir setiap hari di meja makan. Selain penting untuk tumbuh kembang anak yang optimal, ternyata juga dapat menurunkan risiko anak terserang penyakit kronis saat dewasa nanti lho.


Nah masalahnya, terkadang nih sudah susah payah dari pagi buta jungkir balik di dapur demi membuat makanan sehat untuk anak, ternyata si anak tidak mau makan. Hmm, siapa yang bernasib seperti ini? SAYA! Oh, semoga saja ibu-ibu yang lain tidak bernasib sama ya. 😊


Tapi jika memang bernasib sama, yuk, sama-sama belajar dengan saya. Apa sebenarnya makanan sehat yang pas untuk anak? Serta, bagaimana agar anak mempunyai kebiasaan baik untuk makan makanan sehat? Simak terus sampai akhir ya! ;)


makanan sehat buat anak

Berdasarkan masalah di atas, kemudian saya berusaha mencari tahu, apa pentingnya makanan sehat untuk anak dan bagaimana membiasakan anak makan makanan sehat itu. Berikut dari beberapa sumber yang saya dapatkan, semoga dapat membantu ibu-ibu yang ingin tahu juga seperti saya. Yuk, belajar bersama!

Makanan Sehat Buat Anak

Anak-anak tentu memiliki masa pertumbuhan yang sangat cepat. Oleh karena itu, penting untuk kita sebagai orang tua, memaksimalkan pertumbuhan anak. Bagaimana caranya? Salah satunya dengan memberikan makanan sehat buat anak.

Anak-anak membutuhkan makanan sehat yang memiliki nilai gizi memenuhi dan juga seimbang. Namun, tentu saja tidak hanya sekedar memenuhi kebutuhan makanan sehatnya saja, namun juga membiasakan si anak agar mau menerima makanan sehat. Hal ini yang menjadi PR besar untuk para ibu-ibu, masalah besar saya sebetulnya, hihii..

Hal penting yang memang harus diterapkan sejak dini adalah mengenalkannya pada pola makan makanan sehat. Apalagi, peran Ibu ternyata sangat penting untuk menanamkan kebiasaan ini. Nah kan, ibu-ibu sudah makan makanan sehat juga belum? Kalau belum, saya juga masih berusaha keras.

Mengapa sampai berusaha keras? Karena sesungguhnya ini tidak mudah. Apalagi di jaman penuh dengan ide makanan yang menggoda, meski sudah mulai banyak juga jajanan yang katanya "sehat". Jadi, seperti apa sebenarnya makanan sehat itu? Yuk simak di poin-poin selanjutnya ya!

kandungan makanan sehat

Kandungan Makanan yang Dibutuhkan Oleh Anak

Makanan sehat adalah kelompok makanan yang dibutuhkan dan harus mengandung nilai gizi yang baik untuk pertumbuhan anak. Kandungan makanan yang sehat, tentu saja ada pada sumber makanan alami. Makanan yang tidak olahan atau mengandung bahan pengawet.

Nah, berikut adalah pilihan sumber bahan makanan sehat buat anak:

Sumber Karbohidrat

Karbohidrat menjadi salah satu sumber energi utama bagi otak yang digunakan untuk proses metabolisme. Nah ternyata, berdasarkan sumber yang saya baca, karbohidrat ada dua jenis. Dua jenis ini yang dapat dijadikan sumber karbohidrat makanan sehat buat anak. Karbohidrat sederhana dan karbohidrat kompleks.

Kemudian, apa bedanya? Selain kandungannya, sumber makanannya juga berbeda. Jika karbohidrat sederhana hanya terdiri dari satu atau dua molekul gula, untuk karbohidrat kompleks mengandung sampai tiga atau bahkan lebih molekul gula. Karbohidrat sederhana akan lebih cepat dicerna dibandingkan yang kompleks.

Contoh sumber makanannya untuk karbohidrat sederhana hadir dalam makanan sehat seperti susu dan buah-buahan. Sedangkan pada karbohidrat kompleks, banyak terkandung pada makanan nabati seperti kacang-kacangan dan biji-bijian serta buah yang memiliki serat tinggi.

Kemudian, dari segi manfaatnya, karbohidrat sederhana lebih cocok dikonsumsi untuk mengembalikan energi dengan cepat. Nah, ini berguna untuk mengembalikan energi saat sedang kelelahan beraktivitas atau setelah sakit.

Sedangkan pada karbohidrat kompleks, karena lebih tinggi serat, sehinga tubuh membutuhkan waktu lebih lama untuk mencerna. Nah, justru hal ini yang membuat tubuh merasa kenyang lebih lama. Jadi, baik untuk mengontrol berat badan, karena menghasilkan energi yang lebih stabil.

Bisa saya simpulkan, jika sumber karbohidrat sangat dibutuhkan oleh anak sebagai sumber energi. Apalagi melihat kegiatan anak-anak yang seperti tidak bisa diam ya, jadi asupan energi yang baik dari makanan sehat perlu dipenuhi.

Protein dan Lemak

Kini, saatnya memberikan sumber nutrisi utama untuk membantu mendukung proses pertumbuhan anak, dengan memenuhi kebutuhan protein. Selain sebagai zat pembangun tubuh, protein juga berfungsi dalam menggantikan jaringan yang rusak.

Sumber protein juga ada dua jenis, yaitu protein hewani dan nabati. Protein hewani dapat diperoleh dari daging merah, daging ayam, telur, ikan dan susu atau produk olahan susu. Sedangkan protein nabati, dapat diperoleh dari kacang-kacangan dan biji-bijian. Produk olahan sehatnya seperti tempe, tahu, atau oat.

Selanjutnya, sumber lemak yang baik untuk anak, adalah makanan yang mengandung asam lemak omega 3. Lemak menjadi salah satu molekul penting untuk pertumbuhan anak. Hal tersebut karena, sekitar 60 persen otak manusia adalah lemak.

Sumber makanan dengan kandungan lemak baik ada pada kacang-kacangan, buah alpukat, biji-bijian yang dijadikan minyak seperti minyak zaitun, minyak canola, kemudian ada ikan dan juga telur. Sumber makanan tersebut memiliki kandungan lemak tak jenuh yang tinggi. Jadi, sangat baik sebagai sumber makanan sehat buat anak.

Sumber Vitamin dan Mineral

Vitamin dan mineral tergolong dalam zat gizi mikro. Namun, manfaatnya tidak kalah penting dari zat gizi makro yang dibutuhkan tubuh. Vitamin dan mineral juga mendukung fungsi otak, perkembangan organ tubuh dan saraf hingga otot. Jadi, zat gizi ini juga wajib hadir dalam menu makanan sehat buat anak.

Beberapa pilihan sumber makanannya seperti semua jenis sayur-sayuran dan buah-buahan. Kemudian dari makanan hewani termasuk makanan hewan laut seperti ikan, kerang, udang dan lainnya, juga dari kacang-kacangan seperti tahu dan tempe.

Sumber Serat

Nah, terakhir ini juga tidak boleh ditinggalkan, yaitu makanan yang mengandung serat. Makanan yang mengandung serat akan membantu untuk memperlancar pencernaan. Selain itu, juga akan memberikan rasa kenyang lebih lama pada anak, sehingga dapat mengontrol berat badannya. Kebutuhan serat yang segar dapat dipenuhi dari sayur dan buah.


Sumber Kalsium

Bahan makanan dari sumber kalsium dan vitamin D juga dibutuhkan oleh tubuh anak. Fungsinya sudah pasti untuk pertumbuhan tubuhnya. Nah, salah satu sumber kalsium terbaik adalah susu. Tapi bagaimana kalau si anak tidak doyan susu? Tenang ibu-ibu, kalsium juga ada di jenis ikan laut. 


Jenis Makanan yang Sehat untuk Pertumbuhan Anak

Selama masa pertumbuhan, anak akan memerlukan energi dan gizi yang lebih banyak ketimbang orang dewasa. Jadi, untuk memilih jenis makanan pun harus yang tepat, agar kebutuhannya terpenuhi. Apalagi kapasitas lambungnya yang terbatas, sehingga perlu untuk mengoptimalkan makanan yang masuk. Agar tidak hanya kenyang saja yang didapatkan, namun juga kualitas makanannya yang dibutuhkan tubuh terpenuhi.

Nah, setelah kurang lebih mengetahui apa kandungan makanan yang harus ada dalam makanan sehat buat anak. Selanjutnya, berkenalan dengan jenis-jenis makanannya. Beberapa jenis makanan ini pasti sudah sering diberikan untuk anak dan memang dapat menjadi pilihan makanan sehat.

Telur

Salah satu jenis makanan yang sudah wajib ada di rumah adalah telur. Selain mudah didapatkan, masa penyimpanan telur juga dapat lebih dari sehari. Sehingga cocok untuk menjadi sumber persediaan makanan sehat di rumah, dan juga, mudah untuk diolah. Jadi untuk para ibu yang masih terbatas ilmu memasaknya macam saya ini, hehe.. telur dapat menjadi pilihan praktis. Bisa hanya direbus atau digoreng dengan dicampurkan sayuran semacam omelet.

Kandungan telur sudah tidak diragukan lagi manfaatnya untuk tubuh. Apalagi untuk memenuhi kebutuhan perkembangan otak anak. Telur mengandung kolin, salah satu zat yang baik untuk mendukung perkembangan otak. Selain itu juga kandungan protein yang tinggi dan baik ada pada telur.

Ikan

Kalau lihat ikan, pasti akan ingat dengan anjuran makan ikan dari Ibu Susi, mantan menteri Kelautan dan Perikanan. Kalau tidak mau ditenggelamkan, maka harus rajin makan ikan, hehe.. Memang seistimewa itu kandungan yang ada di ikan laut.

Ikan kaya akan protein yang membantu membangun otot dan tulang anak. Ikan yang mengandung asam lemak omega 3 tinggi, juga mendukung perkembangan mata, otak dan juga saraf. Nah, banyak variasi menu makanan sehat yang bisa diolah dari ikan, agar si kecil tertarik untuk makan ikan.


Sayur Untuk Anak

Kelompok sayur-sayuran yang berwarna, sangat bagus untuk pertumbuhan anak. Seperti bayam, wortel, kentang, brokoli dan banyak lagi variasinya. Selain kandungan antioksidannya tinggi, pada berbagai macam sayuran tersebut juga kaya vitamin ya. Jadi, sayur untuk anak sudah pasti baik untuk mempertajam ingatannya.


Buah

Buah juga menjadi kelompok makanan yang tidak boleh dilewatkan setiap hari. Kandungan vitamin pada buah juga sudah terbukti bagus untuk menjaga kesehatan anak. Bahkan, beberapa buah juga kaya akan lemak baik dan juga serat yang bagus untuk sumber energi si kecil. Juga, sudah pasti penting untuk pertumbuhan dan perkembangan otak. Jadi jangan pernah lupa kasih berbagai jenis buah untuk anak ya, Bu :)


Daging Segar

Salah satu jenis makanan yang mengandung kadar kolesterol tinggi dan zat besi yang tinggi juga, ternyata ada pada daging segar. Daging berperan penting untuk pertumbuhan otak dan tulang si kecil. Namun, alangkah baiknya, konsumsi daging juga sesuai dengan takarannya dan pilih yang masih segar.


Kacang-Kacangan

Semua jenis kacang-kacangan, dari kacang merah, kedelai, kacang hijau, almond dan lainnya, mengandung protein yang baik. Selain itu juga tinggi kandungan karbohidratnya, jadi dapat menjadi sumber energi. Protein pada kacang-kacangan juga baik untuk meningkatkan kemampuan berpikir dan daya ingat.


Susunan Makanan Sehat Buat Anak

Anak-anak yang sudah menginjak usia dua tahun, tentunya sudah dapat ikut serta makan dengan menu keluarga ya. Nah, biasanya nih, kalau orang tuanya suka jajan, anak juga jadi ikut-ikutan suka jajan, akibatnya jadi malas untuk makan. Oleh karena itu, ada baiknya kalau tetap konsisten untuk memberikan si kecil menu rumahan untuk makan sehari-hari.


Nah, biar tidak cepat bosan dengan menu makanan yang begitu-begitu saja, Ibu bisa menyusun menu sehat secara variasi dan kombinasi. Kebiasaan baik untuk makan makanan sehat setiap hari, akan terbawa sampai si kecil deewasa nanti lho, jadi perlu dipersiapkan sejak dini.


Jadi, seperti apa susunan makanan sehat buat anak yang menarik? Yuk sekarang kita perhatikan dulu komposisi bahan makanan yang seimbang dalam menu sehari-hari. Bisa juga dibaca mengenai makanan 4 sehat 5 sempurna untuk si kecil yang wajib kita ketahui.


Menurut angka kecukupan gizi dari Kementerian Kesehatan RI, kebutuhan rata-rata kalori anak di usia 1 - 3 tahun adalah sekitar 1.125 kalori per harinya. dengan rincian sebagai berikut:

  • Energi : 100 kalori per kilogram berat badannya
  • Protein : 1,5 gr per kilogram berat badannya
  • Zat besi : 8 mg per hari
  • Kalsium : 350 mg per hari
  • Cairan : 1 - 1,5 liter per hari.


Jadi, untuk memenuhi kebutuhannya tersebut, Ibu-ibu dapat membagi kebutuhan makan dengan porsi seimbang berikut:


Makanan Pokok

Demi mencukupi kebutuhan si kecil agar tetap tumbuh optimal, Ibu dapat memberikan si kecil nasi. Atau dapat juga dari sumber karbohidrat lain seperti roti, umbi-umbian, kentang dan mie atau bihun. Porsi karbohidrat untuk sekali makan adalah sekitar 150 gram, atau setara dengan 2 centong nasi.


Lauk Pauk

Kebutuhan untuk lauk pauk yang dapat dihidangkan seperti daging, telur, atau ikan. Kebutuhan satu kali makan adalah satu porsi lauk. Misalnya untuk telur ayam adalah satu butir untuk satu kali waktu makan. Kalau anak saya, sudah minta dua butir setiap makan, hehe..


Selain dari sumber lauk hewani, Ibu juga bisa menambahkan sumber lauk nabati. Seperti tahu dan tempe. Atau dari kacang-kacangan yang lain. Satu porsi dalam sekali makan adalah satu potong tahu ukuran besar.


Sayur dan Buah

Sayur untuk anak juga wajib hadir setiap kali waktu makan. Kebutuhan sayurnya dapat dihidangkan secara beragam, dan sayuran hijau dan sayuran berwarna lainnya.


Nah, jika mengalami kesulitan untuk memberikan sayur untuk anak, mungkin dapat menghidangkannya dengan variasi lain. Seperti dibuat omelet dengan dicampur telur. Atau dibuat sup lumat, sehingga bentuk sayurnya tidak tampak lagi :)


Selain itu, penuhi juga kebutuhan buahnya. Buah-buahan kalau saya selalu saya jadikan menu camilan atau selingan. Bisa dijadikan sup buah, atau puding buah. Sediakan cemilan sehat untuk anak agar dapat terkontrol berat badan dan kesehatannya.


Porsi sayur dan buah yang wajib dikonsumsi setiap harinya berdasarkan anjuran dari KeMenKes adalah 300 - 400 g/ orang/ hari untuk balita dan usia sekolah. 


Susu Sebagai Pelengkap

Susu hadir sebagai pelengkap kebutuhan gizi untuk anak. Satu atau dua gelas dalam sehari sudah mencukupi kebutuhan si kecil.


Pentingnya Anak Mengkonsumsi Makanan Sehat

Terkadang, kita yang sibuk dengan pekerjaan sehari-hari, bikin kurang perhatian dengan sumber makanan yang sehat buat anak. Apalagi jika sampai tidak sempat masak untuk menghidangkan makanannya. Jadilah pilih yang praktis untuk membeli makanan yang mudah untuk dikonsumsi. Padahal tentu saja kita sudah tahu kalau makanan tersebut kurang sehat.


Jadi, demi mencegah kebiasaan yang kurang baik itu terbawa sampai dewasa, dan menimbulkan efek yang membahayakan kesehatan, penting untuk menyediakan makanan sehat untuk si kecil.


Jadi, apa pentingnya anak mengonsumsi makanan sehat? dan apa manfaat makanan sehat itu buat anak?


Makanan Sehat


Nah, ternyata banyak juga manfaatnya makanan sehat buat anak. Jadi mulai sekarang, yuk hadirkan makanan sehat untuk anak dan juga mulai tanamkan kebiasaan makan makanan sehat. Hal ini juga bisa jadi investasi kesehatan untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak.


Prinsip Memberikan Makanan Sehat Buat Anak

Memberikan makanan untuk anak memang gampang-gampang susah ya. Belum lagi kalau anak tidak mau makan, makin bertambahlah susahnya, hihi.. Tapi, demi kebaikan anak dan kita juga, memberikan makanan bergizi untuk anak harus terus diperjuangkan.


Nah, kali ini ada prinsip untuk memberikan makanan sehat untuk anak yang berhasil saya rangkum dari berbagai sumber. Dua diantaranya sudah saya praktikan dan memang terbukti anak jadi mau makan makanan sehat yang tersedia. Yuk cari tahu berikutnya!


Sediakan Makanan yang Beragam Jenis

Anak kecil ternyata juga sudah bisa merasakan bosan jika makanannya itu-itu saja. Anak saya kadang juga suka protes kalau beberapa hari yang dimakan sama terus, hihi..


Jadi, menyediakan makanan dengan beragam jenis juga baik untuk anak. Selain mengenalkan jenis-jenis makanan yang bervariasi, juga akan semakin banyak nutrisi yang didapatkan. Karena, sudah pasti tidak ada satu jenis 'makanan dewa' yang paling sempurna bisa memenuhi semua kebutuhan anak ya Bu. Semua makanan perlu dikombinasikan untuk mendapatkan zat gizi yang maksimal.


Ibu, bisa mulai dengan belanja bahan makanan yang beragam, juga mengolahnya dengan variatif. Nah, bisa saja nih, anak jadi mogok makan karena masalah bosan dengan makanan yang itu-itu saja. Jadi Ibu juga harus kreatif ya ;) Saya pun sedang terus berusaha untuk menyajikan makanan-makanan sehat yang banyak variasinya.


Prioritaskan Waktu dan Pola Makan

Selain dari jenis makanan yang disajikan, ternyata waktu makan juga harus diatur. Prioritaskan waktu makan si kecil, dengan memberikannya makan saat sudah masuk waktu makan. Hal ini akan membantu si kecil makan teratur dengan tidak melewatkan waktu makan.


Selain itu, waktu makan adalah waktu untuk makan sepenuhnya. Tidak ada aktivitas lain di saat makan, seperti nonton atau main. Kebiasaan ini, agar anak fokus dengan apa yang dia makan. Kalau saya, selalu menemani saat anak makan, sekalian belajar jenis-jenis makanan yang saya sajikan dan dia makan saat itu.


Batasi Gula dan Garam

Sejak pertama mengenal makanan, saya memang belum mengenalkan gula dan garam sampai usia satu tahun. Apa tujuannya? Hanya ingin mengenalkan rasa yang alami dari setiap makanan. Bagaimana kalau ibu-ibu?


Salahkah jika menambahkan gula dan garam pada makanan sehat anak kita? Tentu tidak! Saya juga sempat mengonsultasikannya dengan Dokter Spesialis Anak, dan beliau tidak melarang pemberian gula atau garam. Asalkan sesuai aturan.


Nah, berikut ini saya mendapatkan informasi dari World Action on Salt & Health, yang menyatakan bahwa kebutuhan garam untuk bayi dan anak-anak sangat sedikit (0,4 gr/ hari). Hal ini terkait dengan fungsi ginjal anak yang belum berkembang sempurna untuk mengolah dan mencerna garam.


Sementara untuk pemberian gula, standar dari American Health Association Guidelines, untuk usia 6 - 8 bulan hanya diperbolehkan setengah hingga satu sendok teh gula sehari. Sedangkan untuk anak di atas satu tahun, hanya boleh mendapatkan maksimal satu setengah sendok teh gula per harinya.


Kandungan tersebut adalah gula dan garam tambahan, tidak termasuk yang terkandung pada makanan secara alami.


Tips Membentuk Kebiasaan Makan Makanan Sehat Pada Anak

Peranan Ibu untuk menentukan makanan yang dikonsumsi anak sangat penting. Jadi, mau tidak mau, menjadi Ibu juga harus pintar dalam menentukan makanan terbaik untuk anak. Bukan berarti harus pintar masak ya, kalau masak mungkin bisa minta tolong yang lain, maaf ini alibi saya, hehe..


Pintar menentukan makanan yang sehat untuk kebutuhan perkembangan anak, menjadi hal dasar para orang tua untuk memberikan yang terbaik bagi anak. Beruntung sekali, para Ibu jaman now, sudah dimudahkan dengan akses informasi yang terbuka. Baik dari internet seperti di websitenya The Asian Parent atau dokter ahli secara langsung.


Membentuk kebiasaan memang idealnya lebih mudah dilakukan sejak dini. Tentu saja hal ini tidak mudah ya, apalagi jika kita sebagai orang tuanya tidak mencontohkannya. Contoh ini dapat dilihat oleh anak tentunya, kalau kita bisa makan bersama. Nah, sudah makan bersama anak-anak belum hari ini? :)


Makan Bersama

Langkah awal untuk membentuk kebiasaan pola makan sehat adalah dengan mengajak anak untuk makan bersama. Dengan makan bersama, kita juga menjadi lebih paham apa yang anak sukai dan tidak. Serta bisa langsung membuat kita menentukan langkah bagaimana mengatasinya. Dari kegiatan makan bersama ini, anak akan mencontoh dan mengikuti apa yang kita makan juga.


Sediakan Makanan Sehat di Rumah

Selalu menyediakan makanan dan cemilan sehat di rumah, sebenarnya menjadi pilihan yang paling baik ya. Selain tentu saja lebih sehat, untuk para Ibu selaku menteri keuangan di rumah tangga, tentu saja ini sebuah angin segar untuk berhemat, hihi..


Daripada nurutin anak minta jajan, lebih seru kalau mengajak anak membuat jajan ala rumahan sendiri. Itu pilihan saya, seru lho ;) Meski setelahnya tetap bikin pusing liat semuanya kotor dan berantakan, haha..


Wajib Untuk Menyajikan Makanan Enak dan Menarik

Makanan enak dan menarik itu tidak harus mahal. Apalagi kalau buat anak, makanan yang terlihat warna-warni dengan bentuk-bentuk yang lucu pasti akan lebih menarik kan?
Tapi, selain menarik dari segi penampilannya, juga wajib enak rasanya. Bagaimana memperoleh rasa yang enak?


Kalau saya, setelah anak mulai mengerti rasa makanan dan mulai mogok makan, saya ajak anak saya untuk memasak bersama. Kemudian sodorkan dia untuk mencicipi masakannya. Jika anak sudah merasa itu enak, maka itu makanan sehat buat anak yang enak. Mudah kan?
Tapi kadang praktiknya memang tidak selalu mulus Bu, tenang saja semua butuh proses, yang penting terus usaha ya 😊


Berikan Porsi Kecil

Jika anak masih belum dapat bertahan untuk duduk lama, lebih baik memberikan makan untuknya dalam porsi kecil. Menurut informasi yang saya rangkum, memberikan makanan dalam porsi kecil namun dengan frekuensi yang sering, akan lebih efektif diterima oleh anak.


Dengan jadwal yang teratur, anak akan terbiasa untuk merasakan kenyang dan lapar. Sehingga, tidak perlu sampai dipaksakan untuk makan, anak akan inisiatif untuk minta makan. Meski terkadang, saya juga masih merasa kesulitan soal jadwal makan anak. Banyak faktor yang akan mengganggu, menurut saya, apalagi jika sedang tidak berada di rumah sendiri.


Jadi, solusinya, saya tetap menawarkan makan pada anak dengan porsi kecil namun sering. Selain anak juga tidak terlalu kenyang dan jadi bosan, dia tentu akan lebih tertarik untuk makan lagi dan lagi.


Contoh Resep Makanan Sehat Buat Anak

Nah, setelah mengetahui pentingnya makanan sehat untuk anak dan apa saja kandungan yang harus ada, kini giliran Ibu - ibu merasa pusing bagaimana menyajikannya, hihi..


Saya mendapatkan banyak pilihan resep yang menarik untuk menyajikan makanan sehat buat anak. Supaya kebutuhan gizi harian anak selalu terpenuhi dengan baik, berikut saya pilihkan menu yang mudah dan menraik. Semoga dapat membantu Ibu-Ibu ya  😉


contoh menu makanan sehat

Makan Pagi

Makan pagi penting untuk memberikan energi pada anak seharian. Kita dapat memenuhi kebutuhan anak dengan memberikan sumber makanan yang kaya energi dari karbohidrat, protein, serat, vitamin dan mineral.


- Nasi putih
- Omelette sayur sajikan dengan irisan tomat
- Susu


Camilan

Camilan dapat diberikan untuk menghindari anak merasa lapar yang terlalu, karena akan menjadikan anak jadi malas makan. Camilan bukan berarti memberikan anak jajan sembarangan ya.


Kalau saya, menyediakan camilan berupa buah potong dan yoghurt. Atau biasanya juga saya buatkan puding susu dengan potongan buah-buahan. Biasanya anak akan lebih lahap saat makan camilan kesukaannya. Tapi, tetap kasih dalam porsi kecil saja ya, agar tidak kekenyangan.


Makan Siang

Setelah energi dari makan pagi hilang untuk aktivitas, sekarang saatnya makan siang. Fungsinya untuk mengembalikan energi dan mempertahankannya sampai waktu makan malam.


- Nasi Putih
- Ayam Mentega
- Tempe Bacem
- Sop Bayam


Camilan

Kembali lagi untuk waktu camilan sore. Saya seringnya menyediakan roti untuk camilan sore. Roti tawar dengan selembar keju selalu lahap dihabiskan si kecil.


Jika ada waktu, dapat juga dibuatkan dimsum atau siomay ikan dan  udang, bisa juga dibuatkan nugget sehat untuk camilan.


Makan Malam

Saat tidak sempat lagi memasak untuk makan malam, biasanya saya menyediakan kembali menu makan siang. Atau kalau memang lagi sempat, saya buatkan makanan kesukaannya.


- Nasi Putih
- Sop Daging Cincang, jamur dan tahu putih
- Tumis Brokoli dengan bawang putih


Sajian makanan di atas hanya saya rangkum dari beberapa contoh dan memang sudah saya sering berikan ke anak. Tapi, tentunya bisa juga disesuaikan kembali dengan makanan favorit anak-anak. Ibu hanya pastikan jika makanan yang disajikan sudah memenuhi semua nutrisi yang dibutuhkan dengan beragam jenis makanan.


Makanan yang Harus Dihindari Anak

Salah satu hal penting saat memberikan makanan sehat buat anak adalah, mengetahui juga jenis makanan yang tidak boleh diberikan kepada anak. Seperti membatasi makanan yang tinggi kandungan garam, gula dan lemak jenuh.


Contoh makanannya adalah aneka keripik dengan bumbu garam yang berlebihan, biskuit/ wafer dengan kandungan gula tinggi, permen, dan makanan yang digoreng dengan minyak yang berulang kali.


Terus, contoh lagi makanan yang juga harus dihindari untuk anak adalah makanan cepat saji, makanan kaleng dan junk food. Nah, ini sebenarnya orang tua pun juga harus menghindari ya


Kenapa? Berdasarkan banyak informasi yang saya dapatkan, jenis makanan tersebut, kandungan serat dan nutrisi di dalamnya sangat rendah. Bahkan mengandung tinggi garam dan lemak jahat.


Pada jenis minuman yang harus dihindari adalah minuman kemasan dengan gula yang tinggi, soda dan minuman ringan lainnya. Minuman yang mengandung kafein juga tidak diperbolehkan untuk diberikan pada anak, karena dapat menghambat penyerapan kalsium. Juga minuman teh, tidak baik untuk diberikan saat setelah makan. Kandungan Tannin pada teh, akan menghambat penyeran zat besi pada tubuh.


Yuk, ciptakan generasi sehat lewat makanan yang sehat. (Atiq, 2020)


Nah, demikian belajar bersama kita mengenai makanan sehat buat anak. Semoga mudah dipahami ya, sampai bertemu lagi 😉

52 komentar:

  1. Di masa pandemi gini, penting nih untuk menjaga nafsu makan anak dengan sajian yang menarik dan tetap terpenuhi kecukupan gizi berimbangnya yaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul kak, biar daya tahan tubuh juga terjaga, apalagi buat anak-anak ya :)

      Hapus
  2. POkonya semasa anak2 diperlukan banget semua jebis makanan seperti kata pepatah 4 sehat 5 sempurna, plus suplemenn jika dibutuhkan yaak. Sebisa mungkin juga disajikan dengan sajian yang menarik, biar menggoda buat dimakan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. setuju bu :) karena masa-masa mereka lagi berkembang optimal jd harus terus didukung ya, salah satunya lewat makanannya :)

      Hapus
  3. anak - anak apalagi bagi saya yang anak-anaknya masih usia dini penting banget menjaga kebutuhan vitamin, karbo, lemak dll. soalnya berkaitan dengan tumbuh kembang golden age mereka kan. cuman ada kendalanya nih, biasa ada gerakan GTM alias gerakan tutup mulut. ini suliiitttt banget. kurang sabar bisa jadi amukan badai, hehehe. salah satu triknya ya makan bersama dan buat makanannya menarik. thats it.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Beneran deh, GTM tuh jdi mimpi buruk para Ibu ya,smoga ga berjumpa lgi ma GTM 😆

      Hapus
    2. haha bener ya, kirain cuma anakku aja yang kadang jg GTM :D

      Hapus
  4. Wah komplit banget itu tips untuk makanan sehat anak, mulai dari apa, bagaimana dan resepnya. Sangat bermanfaat sekali.

    BalasHapus
  5. Wadduh yang harus dihindari, malah disukai keponakan2 ku nih Mba. Wajib aku info segera nih ke Ibu nya biar segera menerapkan makan-makanan yang sehat dan bergizi. Terimakasih atas informasinya yah mba ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihii... semua yang kudu dihindari nih biasanya y enak-enak dan disukai ya :D

      Hapus
  6. Wah lengkap nian isinya *isi piringku*
    Emang harus semakin cerdas ya
    Karena godaan jajanan pun semakin aduhai

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul, kudu lebih bijak pilih makanan yang bener-bener bermanfaat ya buat si kecil :)

      Hapus
  7. Wah lengkap sekali infonya dan sangat detail penejelasannya. Ya ampun kalau baca makanan bergiizi bawaan saya jadi lapaarr hehehe

    Btw, tips nya bermanfaat sekali untuk memilih makanan yang bergizi untuk anak-anak

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha... semua ya kalo bahasan makanan pasti langsung kepikiran makan hihii

      Hapus
  8. proses masaknya dan menunya yg suka bikin aku kehabisan ide nih mau buat apa lagi. tapi memang harus dibuat list jadwal sih ya biar bisa di atur

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah bener, kadang udah gatau lagi mau masak apa, hehe.. tp sebenernya itu-itu aja bahannya asala olahnya yang berbeda-beda dan menarik tiap harinya juga anak bakal tertarik sih hehe semoga ya :)

      Hapus
  9. Memahami makanan sehat nggak sesimpel itu ya, kudu benar-benar kenal dengan jelas apalagi kandungan gizinya apalagi mengolahnya yang manfaatnya berpengaruh untuk tubuh kita

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul, meski makanannya itu-itu aja tp ternyata jg harus paham betul apa yg benar-benar dibutuhkan dan jumlahnya yang memenuhi :)

      Hapus
  10. prinsip prinsip ini memang perlu banget dikenalin, dari pembiasaan sedari dini bahkan kalau semakin besar, bisa juga dikenalkan dengan manfaat dan kandungan dari apa yang di makan tersebut.

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah betul sekali, setuju ya kalo memang perlu diajarkan sejak dini, biar anak terbiasa :)

      Hapus
  11. Makanan enak dan sehat penting banget buat pertumbuhan dan perkembangan anak kita. Menurut saya harus dibiasakan juga variasi rasa, supaya anak tidak jadi pemilih makanan yang dimakannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah betul, kadang hal ini akan kebawa juga ya sampe tua jd pemilih makanan :)

      Hapus
  12. Banyak sekali ya mba yg harus dipertimbangkan utk asupan anak, blm lagi kalau anak ada alergi atau pas sakit. Bekal bgt buat saya yg blm punya anak, terima kasih infonya mba Atiqoh! :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi sama-sama kak :) betul sekali, harus hati-hati juga sama makanan yang mungkin bisa menyebabkan alergi :)

      Hapus
  13. Klo ingat mpasi pas anak gtm, smua ilmu yg dipelajari buyar aku dlu mba, hahahah tpi alhamdulillah kekeuh ga kasih makanan cepat saji, smpe skrg azka 3thn klo makan yg over bumbu malah ga doyan

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha betul mbak, sama :) pokoknya selama 2 tahun pertama itu makan buat anak rasanya sesuatu sekali, hehe.. ditambah GTM tumbuh gigi haha

      Hapus
  14. Masih agak tricky nih ngajarin anak makan sayuran. Untung anaknya lagi suka nonton film superhero, jadi bisa dimasukin supaya strong harus makan Vegetables hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihii.. bisa jg pake cara begitu, yg penting orang tua yg kudu pinter cari akal biar anak tertarik makan :)

      Hapus
  15. Wah sebagai bunda emang harus smart ya menyusun menu makanan untuk si kecil. Disamping menghindari rasa bosan juga unsur nutrisi dalam varian makanan si kecil tidak boleh abai ya bund. Semoga si kecil senantiasa sehat ya bund

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul kak, terima kasih semoga sehat juga untuk keluarga ya :)

      Hapus
  16. kalau buat anak, makanan bentuknya lucu dan menarik pasti suka ya, jadi gampang dibujuk buat makannya ya mba, tips n trik buat kombinasi makanan sehat nih :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihii betul mbak, kudu pinter menyajikan makanannya juga hehe.. apalagi buat anak-anak yg udh bisa nolak hehe

      Hapus
  17. Tantangan sekali supaya anak menyukai sayur. Memang butuh trik dan cara memasak yang menyelipkan unsur sayur.
    dan dari contoh menu itu anak-anak saya sangat suka, kecuali anak pertama agak sulit makan sayur hijau, jagung, tempe bacem. tapi kalo sayur capcay biasanya suka juga.

    Menarik sekali informasinya dan contoh resep makanan.
    Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihi benar mbak :)

      Terima kasih kembali semoga bermanfaat :)

      Hapus
  18. memang sedari dini anak-anak harus diupayakan untuk mengkonsumsi berbagai jenis makanan ya..aku aja baru mau makan ikan itu pas umur dewasa hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihi.. iya memang harus dari keci ldikenalin segala macam makanan, karena memang kebiasaan makan jd kebawa sampe gde ya ternyata :)

      Hapus
  19. Buah dan sayur wajib banget di menu harian keluarga kami. Begitupun telur dan ikan. Paling yang kurang itu kacang2an.

    BalasHapus
  20. Makanan sehat untuk anak penting ya apalagi di masa tumbuh kembangnya. Aku biasanya memperhatikan gizi seimbang supaya lebih sehat dan anak fokus saat belajar.

    BalasHapus
  21. waaa lengkap, kalau kita ambilnya di tempat yang kredibel tulisannya emang banyak benernya ya, aku juga sudah bermacam-macam menu walau ga dihias-hiasa kareha dah ga sanggup. Yang penting sehat, gizi seimbang

    BalasHapus
  22. Makanan sehat memang nomor satu. Urusan enak itu yang kedua hehe gizi seimbang harus selalu diterapkan ya untuk anak :)

    BalasHapus
  23. Suka banget sama artikelnya mbak, lengkap banget bahasannya dan ada banyak tips juga. Pasti suatu saat aku bakal berkunjung lagi nih baca artikel ini lagi, karena baik para ibu maupun calon ibu wajib banget tau makanan sehat untuk anak itu seperti apa.

    BalasHapus
  24. Mantep banget tulisannya Mbak. Jadi banyak belajar soal makanan sehat. Kedepannya semoga bis aterus masak yang sehat buat si kecil. Soalnya kadang emang buntuk mau masak apa hehe

    BalasHapus
  25. Belum terlaksana nih aku pengen bikinin makanan untuk anak ala-ala bento jepang yang gemes-gemes itu dibentuk karakter lucu jadi seru kan tampilannya

    BalasHapus
  26. waah, lengkap banget ini info nya. salam kenal mba atiq. saya kadang kewalahan gimana ngejaga asupan gizi dan menyajikan makanan sehat plus enak untuk anak ^^

    BalasHapus
  27. Iyes bener banget, kalau makanan buat anak no 1 harus memenuhi kebutuhan gizinya ya mbak trus emang kadang anak ada yg gak suka khususnya sayur, makanya jd ibu2 jg kudu mikirin gmn caranya sayuran ini menarik utk dimakan oleh anak

    BalasHapus
  28. Anakku nih benar-benar picky eater. Cuma mau makan makanan tertentu aja, dan nggak mau buah serta sayur. Ibunya yang pusing tiap mau makan puter otak gimana caranya biar anak mau mangap.. PR banget emang buatku ini Mba agar anak mau makan makanan yang sehat dan gizinya seimbang.

    BalasHapus
  29. makanan yang bentuknya lucu dan berwarna memang jadi daya tarik tersendiri untuk anak, bisa buat makan anak menjadi lahap karena mereka penasaran dengan bentuk (dan rasanya)

    toosss Mbak, saya juga nih selalu sedia telur di rumah karena itu yang paling mudah diolah dan bisa jadi apa aja sih, dan pastinya disukai ama anak-anak. :)

    BalasHapus
  30. Aku pun masih berusaha memberikan makanan sehat untuk anak, meskipun mereka susah makan buah. Jadi kukasih jus buah aja deh.

    BalasHapus
  31. Wah ada resepnya, asik nih buat dicontek hehe.. anak kicik tuh susahnya disuruh makan sayur dan buah yg banyak serat.. mamak2 kudu ekstra ngerayu anak nih biar mau makan sayur & buah.

    BalasHapus
  32. Catatan tulisannya komplit banget, kak.

    Sampai ada menu makanan sehat yang bisa jadi opsi setiap hari bagi anak-anak biar makin bergizi. Thanks for share*

    BalasHapus
  33. Bisa buat ide aku dalam menyajikan makanan sehat untuk anak-anak di rumah nih. Terima kasih untuk tulisannya yang apik

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.