Menstrual Hygiene Day, Praktikkan Kebersihan Menstruasi

Menstruasi menjadi peristiwa penting bagi kehidupan seorang anak perempuan. Ingat betul saat pertama kali mendapat menstruasi, rasanya malu. Sampai tidak mau pergi ke sekolah. Tidak mau juga peristiwa tersebut diketahui banyak teman-teman. Padahal hal ini bisa dicegah dengan pengetahuan sejak dini, termasuk tentang praktik kebersihan menstruasi. Bagaimana dengan kalian?


Wajar saja, jika anak perempuan belum pernah mendapatkan pengertian secara mendasar mengenai menstruasi, mereka akan kaget, malu, bahkan takut saat mendapatkan peristiwa tersebut untuk pertama kalinya. Bahkan saya dulu, saking paniknya, menjerit ketakutan dan menangis sedih karena takut terjadi sesuatu yang berbahaya. Padahal, ternyata hal tersebut memang harus terjadi di semua perempuan.

Namun, meski demikian, saya mendapatkan pengalaman berbeda ketika adik perempuan saya mengalami menstruasi untuk pertama kalinya. Dia justru menyambut dengan gembira.

Nah, reaksi yang demikian, ternyata dapat dipengaruhi oleh pengetahuan si anak akan menstruasi tersebut. Semakin anak perempuan diberikan pengetahuan sejak dini mengenai menstruasi, mereka akan semakin siap menyambutnya. Darimana mereka seharusnya mendapatkan pengetahuan mengenai menstruasi?

Meski di sekolah sudah mendapatkan pelajaran mengenai hal tersebut, namun seorang anak perempuan membutuhkan informasi yang lebih dalam mengenai pengalaman selama menstruasi dari ibunya. Nah, untuk saya saat itu, karena ibu tidak memberikan informasi secara detail perihal menstruasi sebelum saya mengalaminya, maka saya belum siap sepenuhnya. Beda hal nya dengan adik perempuan saya, yang sudah mendapatkan informasi lebih dari pengalaman saya mengenai menstruasi, jadi dia lebih siap saat menghadapinya.


hari-menstruasi


Lalu, informasi apa saja yang seharusnya didapatkan mengenai menstruasi? Yuk, ikuti ulasan webinar "Sehat dan Bersih Saat Menstruasi" di artikel ini sampai habis ya!

Hari Kebersihan Menstruasi (Menstrual Hygiene Day)

Pada 27 Mei 2021 lalu, saya diberikan kesempatan untuk bergabung menjadi peserta dalam webinar yang diselengarakan bersama Dinas Kesehatan Provinsi Jakarta. Dalam Webinar yang berjalan santai namun dengan materi yang berkualitas ini, dipandu oleh Novita Angie, public figure yang mampu membuat acara semakin menarik. Webinar ini dalam rangka memperingati Menstrual Hygiene Day yang diperingati setiap 28 Mei.


Selanjutnya, pemaparan materi diberikan oleh para narasumber yang ahli dibidangnya, antara lain:


  • Ibu Prof. Dr. dr. Dwiana Octiyanti, Sp.OG(K), MPH - Anggota Pengurus Besar Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), yang memberikan materi mengenai "Sehat dan Bersih Saat Menstruasi".
  • Ibu Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si., Psi. - Ketua Ikatan Psikologi Klinis (IPK) Indonesia Wilayah Jakarta, yang memaparkan materi mengenai "Ibu Bicara Menstruasi".
  • Ibu dr. Dwi Oktavia Handayani, M. Epid - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, memberikan materi mengenai "Dukungan Pemerintah Dalam Manajemen Kebersihan Menstruasi".
  • Ibu Mada Shinta Dewi, selaku Country Manager Mundipharma Indonesia, serta
  • Bapak Adi Prabowo, selaku Head of Marketing, Digital & E-Commerce Mundipharma yang mengenalkan produk Betadine Feminine Care.


Peringatan Hari Kebersihan Menstruasi ditetapkan setiap tanggal tersebut dengan filosofi, tanggal 28 mewakili siklus menstruasi yang dialami oleh perempuan, yaitu berlangsung 28 hari. Sedangkan Mei atau bulan ke-5 yang mengacu pada angka 5, mewakili rata-rata lama hari menstruasi pada perempuan, yaitu 5 hari. Hmm.. dalam ya maknanya :).

Mengusung tema, "Sehat dan Bersih Saat Menstruasi", hal ini sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran perempuan akan pentingnya Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM), serta mematahkan stigma dan norma sosial negatif tentang menstruasi yang masih dianggap tabu di masyarakat.


Menstrual-Hygiene-Day-28-Mei-2021


Bahkan beberapa fakta mengejutkan terkait menstruasi juga dibahas. Ternyata, masalah menstruasi ini terlanjur tabu untuk dibicarakan, sehingga bisa menjadi 'momok' menakutkan bagi anak perempuan.


Apalagi terkait dengan kebersihan saat menstruasi, ternyata kesadaran perempuan akan hal ini masih sangat rendah. Padahal, manajemen kebersihan selama menjalani masa menstruasi menjadi hal penting untuk dapat dipraktikkan. Dampaknya akan mempengaruhi kesehatan terkait organ kewanitaan dan reproduksi tentunya.


Apa itu Menstruasi?

Menstruasi menjadi hal "normal" yang terjadi pada seorang perempuan. Proses ini akan mengeluarkan "darah" dari organ intim wanita, yang prosesnya berlangsung selama beberapa hari (3-7 hari). Pada satu periode, mentruasi terjadi setiap bulannya, pada hitungan 28 hari (21 - 35 hari). 


Proses ini menandakan jika seorang perempuan sudah siap untuk bereproduksi (memiliki anak), karena mentruasi terjadi, dengan didahului oleh proses matangnya sel telur yang siap dibuahi. Darah yang dikeluarkan tersebut, sebenarnya merupakan lapisan dalam rongga rahim yan dipersiapkan sebagai tempat menempelnya sel telur yang sudah dibuahi. Selanjutnya, dapat berkembang menjadi janin. Namun jika tidak terjadi pembuahan, maka lapisan tersebut akan luruh, kemudian menjadi darah menstruasi.


Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM)

Nah, pada kesempatan webinar tersebut, Prof. Dwiana membagikan pengetahuannya tentang Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM). Seberapa pentingnya sih menjaga kebersihan saat kita sedang menstruasi? Bagaimana cara menjaganya? Dan apa dampaknya jika tidak menerapkan manajemen kebersihan saat menstruasi?


Berdasarkan data yang dipaparkan dalam materi "Sehat dan Bersih Saat Menstruasi" oleh Prof. Dr. dr. Dwiana Ocviyanti, Sp.OG(K), MPH, menunjukan bahwa kesadaran perempuan Indonesia akan pentingnya manajemen kebersihan selama periode menstruasi masih sangat rendah.


1 dari 2 anak perempuan tidak mengetahui apa yang harus dilakukan saat mengalami menstruasi untuk pertama kalinya. 1 dari 3 anak perempuan mencuci tangan sebelum dan sesudah mengganti pembalut. Dan 1 dari 3 anak perempuan mengganti pembalut setiap 4 - 12 jam, sisanya mengganti pembalut 2 kali sehari.


Berdasarkan fakta tersebut, penting untuk para perempuan membagikan informasi mengenai menstruasi ini kepada sesama perempuan. Hal ini, karena gangguan kesehatan bisa diderita jika manajemen kebersihan saat menstruasi tidak dipraktikkan.


Baca juga: Celana Menstruasi Pertama di Indonesia


Gangguan Area Kewanitaan

Berbagai macam gangguan dapat terjadi di area kewanitaan jika tidak memperhatikan kebersihan, terutama saat menstruasi. Seperti yang dipaparkan oleh Prof. Dwiana berikut:


Vaginitis

Gangguan ini dapat terjadi jika kebersihan vagina saat menstruasi tidak terjaga. Vaginosis bakterialis merupakan infeksi yang terjadi akibat terganggunya keseimbangan jumlah bakteri alami (flora normal) di dalam vagina. Hal ini dapat diakibatkan karena penggunaan pembalut berulang atau penggunaan pembalut yang terlalu lama.


Meski tidak berbahaya, namun kondisi ini dapat mengakibatkan gejala yang mengganggu, seperti gatal-gatal atau keputihan. Infeksi ini jika dibiarkan terlalu lama, dapat meningkatkan risiko infeksi HIV, HPV (penyebab kanker serviks) dan juga komplikasi persalinan.


Gangguan lain yang juga dapat timbul adalah Kandidosis vulvovaginalis. Merupakan infeksi saluran reproduksi wanita yang disebabkan oleh jamur Candida Albicans. Penyakit yang disebabkan jamur ini dapat menyebabkan rasa gatal yang ekstrem dan pembengkakan pada vagina dan vulva, serta keputihan yang menggumpal.


Nah, penyakit ini disebabkan karena higienitas wanita yang buruk, terutama saat menstruasi. MIsalnya, kondisi organ reproduksi yang lembab dan iritasi pada penggunaan pembalut yang tidak tepat dapat menimbulkan infeksi ini. Penyakit ini juga dapat berhubungan dengan risiko HIV dan HPV (penyebab Kanker Serviks).


Infeksi Saluran Kemih

Kondisi ini dapat menyebabkan organ sistem/ saluran kemih, seperti ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra mengalami infeksi. Gejala yang timbul sangat beragam, mulai dari demam, sakit di perut dan panggul, nyeri saat buang air kecil, muncul darah dari urine, dan sebagainya.


Jika kondisi ini tidak mendapatkan penanganan segera dengan baik, risikonya akan menimbulkan komplikasi serius hinga dapat menyebabkan kematian lho, ngeri ya ternyata.


Apa penyebabnya? Tentu saja kondisi kebersihan yang buruk, terutama kebersihan terkait organ kelamin. Misalnya, teknik pembersihan organ kelamin luar yang tidak tepat dan menggunakan produk yang tidak higienis untuk area kewanitaan.


Cara Menjaga Kebersihan Menstruasi

Nah, untuk mencegah timbulnya gangguan-gangguan pada organ kewanitaan, seperti di atas, maka kita wajib menjaga kebersihan terkait dengan alat kelamin. Jadi, tidak hanya saat menstruasi saja, setiap harinya juga wajib kita jaga agar kondisi organ kewanitaan tetap sehat.


Berdasarkan pemaparan Prof. Dwiana, berikut cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kebersihan diri dan sekitar, terutama saat menstruasi.


1. Cuci bersih pembalut yang sudah dipakai dan masukkan ke dalam kantong plastik, ikat dengan rapat


2. Buanglah pembalut tersebut, ke tempat sampah


3. Jika menggunakan pembalut cuci ulang, cuci pembalut tersebut dengan bersih setelah digunakan


4. Ganti pembalut, minimal 4 jam sekali, dan gunakan pembalut yang bersih untuk menghindari gatal vagina


5. Mandi 2 kali sehari untuk menjaga kebersihan dan kesegaran tubuh


6. Cuci tangan dengan sabun, sebelum atau sesudah mengganti pembalut


7. Gunakan air bersih yang mengalir saat membersihkan area kewanitaan, dan perhatikan arah saat membersihkan vagina


8. Jika menggunakan cairan pembersih vagina, sesuaikan dengan PH normal vagina (yaitu antara 3,5 - 4,5). Hindari menggunakan sabun mandi badan untuk mencuci area kewanitaan.


bersih-sehat-saat-menstruasi
Source: Betadine Red-Days-Booklet


Jika merasakan gejala tidak normal yang terjadi saat masa menstruasi, maka dengan segera dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut ke dokter.


Kehadiran Betadine Feminine

Nah, kalau tidak mau ada gangguan-gangguan di area kewanitaan, kita wajib nih menerapkan cara menjaga kebersihan saat menstruasi. Termasuk dalam menggunakan sabun khusus yang memang sesuai dengan PH kondisi daerah intim wanita.


Betadine, yang selama ini kita kenal produknya untuk pengobatan dan menjaga kebersihan mulut, kini hadir dalam produk khusus untuk menjaga kesehatan dan kebersihan organ intim wanita. Rangkaian lengkapnya sudah teruji klinis, jadi aman digunakan.


Kehadirannya membantu para wanita untuk menjaga dan merawat organ intimnya. Seperti yang kita ketahui, jika area kewanitaan sudah memiliki perlindungan alaminya sendiri. Jadi, jangan sampai kita rusak dengan membersihkannya menggunakan sabun mandi, yang kondisi PH nya tidak sesuai.


Betadine Feminine Care merupakan rangkaian lengkap untuk mendukung kebersihan dan kesehatan area kewanitaan. Produknya juga hadir dengan pilihan sesuai kebutuhan, sehingga dapat membantu mengurangi Bau Tak Sedap Vagina. Untuk penggunaan sehari-hari, saat menstruasi atau ketika terjadi infeksi di area kewanitaan.


Pada penggunaan sehari-hari, Betadine Feminine Wash dilengkapi dengan prebiotik yang merupakan makanan dari bakteri baik dan memberikan perlindungan alami sehari-hari. Sedangkan produk yang dapat digunakan saat menstruasi, Betadine Feminine Hygiene, dilengkapi dengan Povidone-Iodine yang memiliki spektrum luas.


Rangkaian produknya tersebut sudah bisa dibeli di :

https://shopee.co.id/betadineofficial

atau di 

https://www.tokopedia.com/betadineofficial?source=universe&st=product


Betadine-Feminine-Care
Source: Betadine Feminine Care

Nah, dalam rangka Menstrual Hygiene Day ini, Mundipharma Indonesia melalui Betadine Feminine Care, melakukan kampanye edukatif #YangIdeal untuk mengajak perempuan Indonesia, mengetahui dan mengerti cara yang ideal dan tepat dalam menjaga kebersihan dan kesehatan organ intim kewanitaan.


Ibu Bicara Menstruasi

Sudah tidak lagi menjadi rahasia, jika pembahasan mengenai menstruasi ini terkadang menemui titik sulit untuk dibicarakan antara Ibu dan Anak. Salah satu alasannya, perihal menstruasi ini masih dianggap tabu untuk sebagian orang. Sehingga mereka membiarkan anak perempuannya melewati masa menstruasi untuk pertama kali dalam hidupnya, begitu saja. 


Belum lagi karena keterbatasan pengetahuan Sang Ibu mengenai menstruasi itu sendiri, atau tidak tahu bagaimana penyampaian yang tepat kepada anak-anaknya. Mungkin saja, anaknya yang meragukan informasi dari Ibu sendiri.


Padahal, pembicaraan mengenai menstruasi ini mempunyai efek yang baik jika dibicarakan bersama anak sejak dini, seperti:

  • Kesehatan reproduksi remaja bertumbuh lebih baik
  • Menunda hubungan seksual pertama di usia remaja
  • Mengurangi risiko masalah kesehatan mental terkait seksualitas, serta
  • Relasi Ibu dan anak akan terbangun semakin dekat


Nah, kemungkinan jika tidak dibicarakan, anak akan mengalami efek negatif seperti rasa takut, cemas, malu, marah dan tentu saja anak akan minim pengetahuan mengenai menstruasi. Akibatnya mereka tidak siap menghadapi menarke yang berdampak pada terjadinya kesalahpahaman tentang menstruasi.


Tips Bicara Menstruasi

Beruntung sekali, dalam webinar ini Ibu Anna Surti Ariani menjelaskan bagaimana untuk memulai berbicara tentang menstruasi kepada anak. Tujuh diantaranya adalah:


1. Ingat, Ibu yang Paling Diharapkan

Pada nyatanya, Ibu menjadi sumber informasi tentang "menstruasi" yang paling diharapkan oleh anak perempuannya. Oleh karena itu, Ibu perlu untuk membekali diri dengan pemahaman yang tepat tentang menstruasi.


Sehingga Ibu juga paham mana yang MITOS dan mana yang FAKTA tentang menstruasi. Selain itu, Ibu juga harus tahu bagaimana cara berkomunikasi mengenai menstruasi.


2. Bicara Menstruasi Tidak Tabu

Membicarakan mengenai menstruasi kini sudah tidak lagi menjadi hal yang tabu. Hal ini justru sangat penting, demi meningkatkan kesehatan reproduksi perempuan generasi penerus bangsa.

3. Lakukan Berulang Kali

Nah, ini yang penting! Kita juga wajib membicarakannya berulang. Tidak mungkin jika satu topik menstruasi yang ternyata sangat beragam ini hanya dibicarakan satu kali saja.


Membicarakan mengenai menstruasi dapat dimulai sejak ada tanda-tanda awal pubertas, atau bahkan sebelumnya. Kita tinggal sesuaikan saja pembicaraan dengan usia anak.


4. Bersikap Positif

Isu-isu terkait pubertas (termasuk menstruasi) dapat menjadi topik yang sensitif dibicarakan untuk remaja. Oleh karena itu, sebagai Ibu harus selalu bersikap positif menanggapi segala keluhan dari anak.


5. Banyak Bertanya dan Berdiskusi

Sikap yang baik dalam menanggapi juga perlu dijaga. Lebih baik bertanya dan mendengarkan jawaban dari anak, dibandingkan banyak menasihati.


Nah, Ibu juga bisa berbagi pengalaman pribadi mengenai menstruasi secara positif. Jika memang kita belum siap untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dari anak, kita bisa katakan butuh waktu berpikir terlebih dahulu. Setelahnya, kita bisa cari informasi dan jawablah segera.


6. Jelaskan Secara Kongkrit

Jika anak butuh kejelasan lebih lanjut, kita dapat menjelaskannya secara konkrit. Dapat menggunakan bantuan gambar anatomi tubuh sederhana, sambil menjelaskannya. Tunjukkan juga pembalut, dan jelaskan fungsi serta bagaimana cara menggunakannya yang tepat.


7. Jelaskan Juga Kepada Anak Laki-Laki

Ini nih yang baru saya tahu, ternyata, tidak hanya kepada anak perempuan saja perlu menjelaskan perihal menstruasi ini. Namun, anak laki-laki juga butuh dijelaskan.


Tujuannya agar anak laki-laki dapat lebih menghargai dan memahami perempuan. Nantinya, diharapkan mereka tidak saling ejek atau mempermalukan anak perempuan yang sedang menstruasi.


Sehingga mereka justru dapat membantunya. Misalnya, ikut menutupi jika teman perempuan mengalami "kebocoran menstruasi di roknya", atau memberikan minuman hangat ketika teman perempuannya lesu karena menstruasi.


Dukungan Pemerintah Dalam Manajemen Kebersihan Menstruasi

Lalu, bagaimana bentuk dukungan pemerintah dalam penerapan manajemen kebersihan menstruasi? Saya merasa bahagia sejujurnya, atas dijadikannya Hari Kebersihan Menstruasi. Dengan ini, kami para wanita merasa lebih diperhatikan dan dijaga akan kodratnya.


Ternyata, Pemerintah juga sudah memberikan perhatian lebih dan mendukung Kesehatan Reproduksi Remaja. Berdasarkan pemaparan dari Ibu dr. Dwi Oktavia Handayani, M.Epid, berikut beberapa program yang sudah dijalankan:


UKS (Usaha Kesehatan Sekolah)

merupakan kolaborasi sekolah dengan Puskesmas dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan, pendidikan kesehatan, dan pembinaan lingkungan sekolah sehat atau kemampuan hidup sehat bagi warga sekolah.


Aku Bangga Aku Tahu

Merupakan kegiatan penyuluhan rutin yang dilakukan ke sekolah. Penyuluhan ini mengenai kesehatan Reproduksi dan Penyakit Infeksi Menular Seksual.


Posyandu Remaja

Merupakan sebuah wadah Pos Kesehatan bagi Remaja. Diantaranya memfasilitasi dalam memahami seluk beluk seputar remaja dalam masa puber. Ini ditujukan untuk remaja perempuan dan laki-laki.


Vaksinasi HPV

Program vaksinasi HPV menjadi salah satu program Bulan Imunisasi Anak Sekolah. Sasarannya yaitu anak di rentang usia kelas 5 dan 6 Sekolah Dasar. Tujuannya untuk mengurangi risiko Kanker Serviks.


Hal penting juga yang perlu didapatkan oleh setiap anak perempuan adalah pengetahuan mengenai menstruasi. Sebaiknya, pengetahuan ini didapatkan saat sebelum mengalami menarke (menstruasi untuk pertama kalinya).


Pengetahuan mengenai menstruasi untuk remaja, sangat penting agar anak dapat menjaga kebersihan dan kesehatan organ intimnya, terutama saat menstruasi. Memperingati Menstrual Hygiene Day ini, semua pihak ikut memperhatikan mengenai praktik kebersihan menstruasi. Demi para perempuan dapat melewati masa menstruasi dengan tetap nyaman beraktivitas.


Happy Menstrual Hygiene Day untuk semua wanita, karena kita istimewa!

65 komentar:

  1. Bener kak. Menghadapi menstruasi untuk pertama sekali memang dipengaruhi oleh pengetahuan si anak tentang Menstruasi. Saya dulu sudah tau banyak karena punya dua kakak perempuan yang lebih dulu menstruasi. jadinya lebih siap mental.
    Harapan saya, nanti saya pun akan memberikan edukasi pada anak perempuan dan lelaki tentang menstruasi.

    BalasHapus
  2. Membicarakan soal haid kepada anak kita sekarang ini bukan lagi hal yang tabu, ya. Biar mereka lebih siap, sehat dan tahu ilmunya.

    BalasHapus
  3. Yeess... senangnya dapat ilmu di webinar ini. Karena saya punya anak laki2, hal ini juga penting jadi pengetahuan bagaimana mereka memahami proses alamiah perempuan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah betul, ternyata penting juga jelasin hal ini ke anak laki ya :)

      Hapus
  4. Pertama mens dulu takut banget, gapaham karena nggak ada yang ngajarin. Cari tahu sendiri lewat internet dan buku pas itu. Makanya penting ngasih ajaran soal ini

    BalasHapus
  5. Baru tahu kalau 27 Mei 2021 merupakan Hari Kebersihan Menstruasi nih mbak. Bener sih, orang zaman dlu pas mens pertama histeris takut smpe nangis2, tp pas zamanku mens pertama alhmdulillah bisa biasa aja karena udah paham dikit2.. Memang penting bgt ya menjaga kebersihan saat mens

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihi 28 Mei kak :) senang ya ada yang aware sama kondisi perempuan, semoga kita jg makin aware sama kondisi kita :)

      Hapus
  6. Ngeribanget ya dengan berbagai infeksi daerah kewanitaan jika tidak menjaga kebersihan dan kesehatan saat menstruasi. Masalah ini buat terhindar sejak dini memang harus dibicarakan dengan anak dan guru di sekolah atau guru mengajinya

    BalasHapus
  7. Ternyata banyak hal yang nggak kuketahui soal menstruasi sebelumnya. Banyak mitos juga yang didengar dan diiyakan padahal nggak gitu. Acara yang beneran bahas soal menstruasi lebih dalam. Termasuk ternyata masalah begini perlu juga didiskusikan sama anak laki laki.

    BalasHapus
  8. Baru tau ternyata ada yah hari menstruasi..
    Selamat hari menstruasi semua,, eh belum tanggalnya yah

    Btw pantas cw2 galaknya minta ampun yah klo lagi menstruasi, karena ribet banget dan tersiksa hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihi.. betul kak, akupun baru tau :) nah wajib nih para laki mengerti perempuan hihi

      Hapus
  9. Memang sangat penting pengetahuan tentang menstruasi sejak dini. Efeknya terhadap kemampuan menjaga kebersihan dan psikologis remaja .

    BalasHapus
  10. Edukasi menstruasi buat anak perempuan itu ternyata penting ya mba, agar ia dapat mempersiapkan mentalnya dengan baik dan tau bagaimana cara menjaga kesehatan reproduksinya

    BalasHapus
  11. dulu pas masih sekolah pakai pembalut sekali pakai, alhasil kadang jd gatel gitu dan gak enak. akhirnya makin ke sini makin belajar, pakai menstrual pad biar lbh aman tp lebih capek nyuci dan nunggu keringnya, tp setidaknya menciba investasi buat kesehatan jangka panjang hehe

    BalasHapus
  12. Lihat foto pertama, langsung punya kesan webinarnya asik, soalnya komunikatif begitu kesannya sejak mulai moderator sampai penyaji materi. Edukasi menstruasi wajib diberikan untuk anak kita, mau itu anak perempuan atau pun anak laki-laki. Tentunya dari sudut pandang masing-masing.

    BalasHapus
  13. Jadi ingat dulu pas SD kalau misalnya ada anak laki-laki yang nemukan perempuan haid pertama kali, pasti pada diketawain eh. Kejam yah. Padahal kan nggak boleh kayak gitu.

    BalasHapus
  14. Kalau aku agak berbeda nih pengalamannya, aku malah menanti-nanti hari pertamaku datang bulan. Soalnya sepupuku dan banyak teman sudah mengalaminya, aku belum sendiri, wkwk. Ketika akhirnya yang ditunggu datang, nggak kaget sih. Cuma bingung, bingung gimana masang pembalutnya, gimana bersihinnya. Untungnya pas di rumah, jadi langsung diajarin sama ibu deh, wkwk.

    BalasHapus
  15. Edukasi tentang menstruasi seperti ini sangat penting bagi anak perempuan kita ya, mengingat peran utamanya itu di tangan ibu. Agar anak mengganti pembalut 4 jam sekali, cuci tangan sebelum dan sesudah mengganti pembalut untuk menghindari gatal pada vagina ya. Betadine Feminine Care, noted.

    BalasHapus
  16. Ternyata ada ya Hari Kebersihan Menstruasi. Wah, ini bener2 kyk reminder kpd seluruh perempuan di dunia. Bahwa menjaga kebersihan dan kesehatan saat hari menstruasi itu perlu ya. Thank mbak ulasannya bermanfaat

    BalasHapus
  17. siap dipraktekkin nih saat menstruasi biar gada kuman or bakteri bandel di area kewanitaaan, aku juga rajin pake beetadine feminine ini sih

    BalasHapus
  18. merasa tertampar baca artikel ini, huhu.. walaupun agak sedikit terlambat tau tentang fakta-fakta seputar MKM dan Menstrual Hygiene Day, tapi setidaknya kita nggak terlambat untuk bisa menerapkan dan mmengajarkan dengan baik kepada anak-anak perempuan kita, ya mbak.

    BalasHapus
  19. wah seru ya dapat ilmu banyak banget pastinya mba, apalagi soal kesehatan kewanitaan ini wajib banget tahu agar tetap sehat dan bersih

    BalasHapus
  20. Baru tau saya loh kalau ada menstrual hygiene day ini. Banyak dapat informasi dan pengetahuan baru dari webinar ini..

    BalasHapus
  21. Ibulah yang memang berperan penting dalam mengedukasikan tentang menstruasi kepada anak perempuannya jangan sampai bertanya dulu kepada temannya atau lewat internet ya

    BalasHapus
  22. Webinar tentang menstruasi ini benar2 memberi pemahaman pada perempuan bahwa menjaga kebersihan pada saat menstruasi itu penying sekali ya ,,keren ini acaranyajadi nambah pengetahuan

    BalasHapus
  23. Masya Allah, bertabur ilmu dalam webinar ini ya Mbak? Saatnya kita mengedukasi ananda dan perempuan di sekitar kita untuk selalu menjaga kebersihan selama masa menstruasi.

    BalasHapus
  24. baru tahu juga ada hari kebersihan menstruasi di dunia. dan diperingati setiap tahun. jadi bangga sebagai perempuan merasa dihargai.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ah iya, merasa senang karena wanita ingin dimengerti hihi

      Hapus
  25. Thank you informasinya mam... Aku juga ikutan webinarnya. Sangat mencerahkan dan bermanfaat ya. Jadi makin semangat untuk membagikan ilmu dan mengedukasi teman-teman agar lebih peduli pentingnya mengajarkan anak tentang apa itu menstruasi dan menjaga kebersihan saat menstruasi.

    BalasHapus
  26. Seneng sekali ya mba bisa ikut hadir di Zoominar ini, selain banyak ilmu yg didapatkan, kitapun jadi semakin tahu tentang pentingnya edukasi masalah Menstruasi.

    BalasHapus
  27. Setelah ikut webinarnya, pengetahuan tentang kebersihan saat menstruasi jadi bertambah.

    BalasHapus
  28. Iya.. dianggap tabu. Jadinya waktu aku mens pertaama gak tahu apa-apa. Panik dong kenapa tiba-tiba ada darah.

    BalasHapus
  29. Momentum banget menstrual hygiene day buat menggerakkan kesadaran bahwa edukasi menstruasi ke anak itu penting

    BalasHapus
  30. Anak perempuan saya bisa dikatakan pemalu. Jadi baiknya saya sampaikan pertanyaan-pertanyaan yang ada di webinar kemarin ya. Alhamdulillah, bisa ikut webinar ini

    BalasHapus
  31. Saya pun dulu ketika awal menstruasi, salah satu yang saya khawatirkan adalah diejekin teman cowok. Kelak moga hal kayak gitu nggak dilakukan anak cowok saya. Semoga saya bisa memberinya pemahaman yang baik tentang menstruasi.

    BalasHapus
  32. Keren banget materinya, jadi serasa ikutan webinar juga karena baca tulisannya hehe

    BalasHapus
  33. produk Betadine ini sangat lengkap ya mbak
    semuanya bisa membantu perempuan menjaga area kewanitaannya

    BalasHapus
  34. Memang lebih baik sebisa mungkin anak perempuan terbiasa membicarakan hal hal seputar area v dan menstruasi langsung ke ibunya. Jangan sampai ibu terlambat atau salah kondisi saat menyampaikan

    BalasHapus
  35. Produk dari betadine lengkap banget kak. Aku harus nih punya yang buat daily
    Biar miss V sehat. Btw webinarnya kok keren banget sih kak. Edukasi menstruasi yang jarang banget di bicarain

    BalasHapus
  36. Jujur jadi dapat ilmu baru dan momen aha kok aku baru tahu ya. Zoominar yang keren membahas hal-hal yang terkesan tabu padahal perlu banget untuk dibahas. Thank you for sharing

    BalasHapus
  37. Banyak juga penyakit berbahaya yang mengintai perempuan kalau tidak menjaga kebersihan saat menstruasi

    BalasHapus
  38. Kebetulan anakku perempuan semua, dari sini jadi tahu ternyata menstruasi pun ada manajemen kebersihan kesehatan menstruasinya juga.
    Bisa jadi bekal menjelang menarke nanti

    BalasHapus
  39. Betadine Feminine care yg biru dan pink bedanya apa ya kak

    BalasHapus
  40. Baca tentang menstrual hygiene day ini jadi seakan bernostalgia ke jaman remaja dulu ya, hehe.. Jadi inget pas awal-awal menstruasi dulu tuh informasi yang didapat gak semudah sekarang ini.

    BalasHapus
  41. Saya jadi kepikiran buat beli Betadine wipes ini buat dipake sehari-hari...terima kasih catatannya ya

    BalasHapus
  42. kalau pakai menscup juga minimal ganti 4 jam sekali

    BalasHapus
  43. Dulu pas jaman SMP kelas 1 kena pertama kali, dag dig dug gitu haha

    Tapi bagusnya diriku itu langsung inisiatif beli pembalut. Belajar dari contoh emak yg suka nyuruh beli😂

    BalasHapus
  44. Sekarang sy makin menerapkan MKM nih klo lg mens, krn walo udah berpengalaman selama bertahun2, tetep aja kadang lupa sama kesehatan organ intim.

    BalasHapus
  45. Jadi diingatkan lagi tentang pentingnya menjaga kebersihan miss v saat menstruasi ya ka. Selama ini sempt dilema juga saat ingin memakai sabun khusus miss v. Alhamdlillaah sekrang tercerahkan. Semoga makin banyak yang lebih sehat dengan informasi ini yaaa

    BalasHapus
  46. ngeri baca infeksi karena kurang kebersihan saat menstruasi. semoga kita semua terhindar hal begitu ha

    BalasHapus
  47. Pengalaman menstruasi pertama kali berbeda-beda ya, ada yang happy juga malah ya karena udah ngerti dan mungkin malah udah lama dinanti ya, seperti Adiknya Mbak.
    Sebagai Ibu kita juga memang harus membekali diri dengan ilmu yang lebih banyak ya, karena Ibu memang jadi sumber utama yang diharapkan oleh anak, terlebih lagi soal menstruasi yang sifatnya pribadi ini ya. :)

    BalasHapus
  48. Wanita dan haid sudah jadi satu paket yang perlu mendapatkan perhatian sejak dini. Pokoknya nggak ada tolerir untuk selalu menjaga kebersihan dan kesehatan buat organ kewanitaan kita.

    BalasHapus
  49. Nah, iya penting banget nih ngobrolin masalah kebersihan menstruasi. Sebagai perempuan kita harus aware ama hal ini. Dan edukasinya kudu diberikan sedari dini

    BalasHapus
  50. anak yang beranjak remaja, penting banget diberitahu masalah menstruasi ini yaa agar mereka gak bertanya-tanya dan kaget bila tiba saatnya mengalaminya

    BalasHapus
  51. Berkah banget bisa join di zoominar ini diriku mba. Banyak belajar manajemen kebersihan yang baik untuk diri sendiri dan bisa dishare kan ke orang lain

    BalasHapus
  52. Penting banget sih emang masalah menstruasi ini. Jangan sampai anak perempuan kita nanti jadi bingung sendiri kayak emaknya dulu hehe

    BalasHapus
  53. wah memang penting banget ya untuk menjaga kebersihan area wanita agar tetap bersih dan sehat terutama pada saat menstruasi, apalagi penting banget untuk anak-anak remaja yang baru mengenal masa menstruasi

    BalasHapus
  54. Saya siap praktikkan kebersihan menstruasinya di rumah :) Btw filosofi hari/tanggal peringatan menstruasinya unik ih, ternyata dari rata-rata siklus menstruasi perempuan ya. Seneng banget ada kegiatan edukasi seputar menstruasi gini yang biasanya dianggap tabu

    BalasHapus
  55. Edukasi yang sangat bermanfaat nih terutama bagi seorang ibu agar bisa mengedukasi anaknya sejak dini juga terkait menjaga kebersihan saay menstruasi

    BalasHapus
  56. Karena dulu tinggal di asrama, jadi pas pertama kali datang, aku malah belajarnya drai temen-temen asrama juga. Karena memang kebetulan aku sendiri yang paling telat datangnya heheeh

    BalasHapus
  57. Betadine mah dulu obat luka ya kak, trus jadi obat kumur mulut, sekarang ada lagi khusus kewanitaan. Kepikiran aku tuh pengen pake beginian kak, eh kok pas banget aku BW ke artikel ini hehe

    BalasHapus
  58. Setuju sekali kak anak perempuan memang harus diberikan pengetahuan sejak dini mengenai menstruasi, agar mereka semakin siap pada saat menyambut menstruasi pertamanya

    BalasHapus
  59. Wah tulisannya keren nih lengkap dan mudah dipahami

    BalasHapus

Terima kasih sudah membacanya sampai selesai, semoga bermanfaat :)

Diberdayakan oleh Blogger.