Pesona Pagi

Kita urai pagi dengan banyak mimpi! Harapan! Percayalah pagi memang terasa lebih indah daripada malam. Dan malam tergambar lebih romantik dibanding pagi. Tergantung bagaimana kita merasakannya! :)

Pagi itu batasan dari mimpi saat tidur dan kenyataan yang didapati ketika terbangun!

Jika pagi itu tanpa mentari, tanpa sarapan pagi, tanpa senyum, tanpa tegur sapa, tanpa harapan, tanpa dan hampa!

Pagi itu lebih manis dengan sambutan secangkir teh wangi yang kehangatannya bisa menjalar ke setiap ujung aliran darah.
Pagi itu lebih romantis dengan tegur sapa dan senyuman orang-orang terkasih.
Pagi yang lembut datang dari keikhlasan untuk menyambut dan menjalani hari. Pagi itu akan mempersiapkan sendiri harapannya untuk masa depan. Selamat pagi hari! Hari! Dan hari!...

Pasti punya cerita berbeda di setiap pagi. Bagi para pelajar, penuntut ilmu yang harus pergi di hari buta, pagi dari Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, dan Sabtu adalah pagi hari yang membosankan. Namun tidak semua pelajar merasa begitu. Pagi hari buat mereka mungkin bisa jadi harapan baru untuk kehidupan.

Untuk para pekerja kantor, buruh, karyawan, pengusaha, manajer, dan berbagai jenis yang ada, pagi hari bagi mereka itu menyibukan, meresahkan, dan terkesan penuh misteri.
Pagi hari bagi para pedagang adalah saat yang penuh perjuangan, saat merentangkan selebar-lebarnya semua sisi lengan untuk meraup rejeki. Sama halnya dengan beberapa golongan lain, tukang becak, petani, tukang sapu jalan, sopir angkot, tukang ojek dan sejenisnya, namun lain halnya dengan nelayan, pagi adalah sambutan hangat dari peluhnya malam yang sibuk.

Namun pagi yang berharga itu selalu dihidangkan oleh para ibu-ibu cantik nan anggun untuk keluarganya. Baginya pagi adalah lembaran kisah baru untuk merangkai cerita dengan cinta, kasih sayang dan keikhlasan. IBU dan PAGI! ^“_^

Dan pagi selalu punya kejutan untuk semua makhluk hidup di muka bumi ini! Manusia dengan beragam harapan yang digantungkan. Tumbuhan dengan kekuatannya bertahan dan berkembang melestarikan kehidupan. Binatang dengan keinginannya, kebutuhannya, dan perjalanan hidupnya.

Pagi untukku...
Pagi itu selalu menggambarkan dua makna berlawanan. Bismillah dan Alhamdulillah. Mengawali dan mengakhiri. Mengawali hari baru yang datang setelah terbebas dari kepungan mimpi dan mengakhiri hari panjang di waktu lalu, dulu dan kemarin.
Pagi itu maaf dan terima kasih. Mimpi dan harapan. Jatuh dan bangun. Ikhlas dan berusaha. Lagi dan lagi dan pagi dan pagi dan hari dan hari.
Pagi itu banyak kata! Menjadi banyak makna. Pagi itu pesonanya makhluk hidup ciptaan Tuhan. Subhanallah :)
Jangan sampai kelewatan pesonanya pagi hari hanya karena tidak bisa bangun pagi! Keburu rejeki dipatok ayam noh! :)

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.