Minal aidzin wal faidzin, Mohon maaf lahir dan batin

Minal aidzin wal faidzin, Mohon maaf lahir dan batin 

Tak ada yang bersedih, seharusnya. Tak ada yang merasa kekurangan, seharusnya. Dan seharusnya semua penduduk bumi yang mengaku muslim akan nampak berbinar di hari Kemenangan ini. Satu demi satu air mata menetes, menghapuskan semua luka dan khilaf yang pernah terbuka. Tak ada yang lebih indah selain saling memaafkan J

Lantunan merdunya takbir menghiasi saat malam kemenangan tiba, deraian air mata terurai dengan khidmat dalam bisikan doa setiap umat. Semoga dipertemukan lagi dengan berkahnya bulan Ramadhan. Pagi yang masih berembun menyambut dengan hiasan takbir yang masih berkumandang. Dentuman bedug mengiringi merdu menyambut langkah kemenangan umat muslim untuk berkumpul dengan para saudaranya menyambut hari nan fitri. Langkah kaki pelan nan senyum yang menawan. Percayalah, keindahannya melebihi apapun, sungguh istimewa suasana ini. Para pria berbusana rapi dengan koko berkerah tinggi, gagahnya. Kaum wanita terlihat anggun dengan penutup kepala yang tergerai rapi. Anak anak yang berurai kebanggaan dengan baju barunya. Semuanya istimewa.



Dan saya, rasanya rasa hari Kemenangan itu selalu berbeda setiap momentnya. Seperti ini, saya nikmati dengan suasana baru, serba baru, dan menyenangkan J Subhanallah, Allah memang Maha Penyayang, Alhamdulillah untuk berkah Ramadhan dan Idul Fitri kali ini, ijinkan hamba menjadi lebih baik dalam segala hal dan tak menjadi yang dilarangkan.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.