Waktu yang Berkisah

     Waktu akan meninggalkan kita yang hanya terdiam. Waktu akan tetap bergerak jika kita tetap terdiam. Waktu akan terus berkisah meski kita terdiam. Waktu menjadi raja yang tak mau dibantah keberadaannya. Waktu mampu mengubah kita, namun tak begitu mampu mempengaruhi kita.

     Kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi esok, bahkan setelah mata berkedip sekalipun. Kita hanya tahu untuk berencana, namun apalah daya kita saat waktu tak lagi berpihak pada kita. Terlewatkan, hanya semu yang dirasa. Waktu akan berpihak pada kita kalau kita mampu memaknai waktu. Menghargai dalam setiap geragakannya, menjadi seirama dengan apa yang kita gerakan. Waktu akan mendukung kita, jika kita mampu mendukung dentangan waktu. Seperti aliran air hulu ke hilir, yang sudah menjadi masanya akan tetap kembali pada masanya. Kelokan kecil saat menikmati setiap dentangan waktu, tak kan pernah sama pada setiap kelokannya. Tidak hanya tentang meresah, namun juga berkisah.



    Waktu ini tak kan pernah terlewati sama, dan hanya dengan menikmatinya kita akan pandai untuk menghargai waktu. Cobalah untuk tidak hanya menunggu bagaimana waktu akan mengembangkan kita, namun belajar untuk bersedia berkembang beriringan dengan waktu, yang sejalan.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.