Hidup dengan Eksim & dr. Sp. KK penolongku

Hidup dengan Eksim & dr. Sp. KK penolongku - Apa itu Eksim? Kenapa aku eksim? Apa yang harus Aku lakukan? Cukupkah hanya dengan cream pelembab saja? Atau harus sealu ke dokter spesialis? Apa akan terus-terusan kambuh? Apakah ini penyakit menurun? Apa karena stress?


Tidak ada yang menginginkannya pasti, tapi Tuhan pun sudah merencanakannya. Kusebut ini ujian sebagai pengingat kalau hidup tak hanya soal makan enak hehe..
Yang kuingat dulu semenjak duduk di bangku Sekolah Menegah Atas, seringkali kulitku mudah gatal hanya karena masalah biang keringat, atau debu dan kepanasan.


Awalnya hanya dirasa gatal biasa atau alergi, sampai akhirnya menjadi tak terselesaikan hanya dengan bedak gatal atau salep gatal standar yang beli di apotik tanpa resep dokter. Rasa gatal semakin merajalela kalau tidak serius diperhatikan, bahkan terkadang sampai menggangu tidur, dan Kedua orangtuaku (yang dulu masih menjadi pengambil keputusan dalam setiap hal yang terjadi dalam hidupku) membawaku berobat ke dokter kulit (Spesialis Kulit dan Kelamin/ Sp. KK).


DOKTER SPESIALIS KULIT PILIHAN


Dulu waktu tinggal di Tegal, ada satu dokter spesialis Kulit dan Kelamin yang Alhamdulillah cocok, adalah dr. Doody Suhartono, Sp. KK, beliau praktik di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Tegal, RSUD Kardinah.


Awalnya beliau hanya selalu mengingatkan kalau kulitku sangatlah sensitif, hingga perlu perawatan yang lebih dan hanya boleh menggunakan sabun baby untuk mandi. Sampai akhirnya aku harus melanjutkan sekolah ke luar kota dan ternyata gatal ini pun masih selalu menyerangku. Mau tak mau harus pulang untuk berobat ke dr. Doddy, karena di tempatku merantau belum ketemu dengan dr. Sp.KK yang cocok.


Sampai saatnya aku sudah kerja di Jakarta, kadang gatal inipun masih sering datang menghantui, huhuu.. dan herannya memang tidak bisa sembuh total kalau bukan dengan dr. Doddy, hehe.. Jadi yaaa terpaksa meski jauh harus tetap ketemu dr. Doddy kalau gatal sudah menghampiri dan tak kunjung pergi. Memang sih gatalnya tak sekujur tubuh, hanya di area kulit tertentu saja, kadang di jari tangan, di kaki, dan untungnya belum pernah di area muka, semoga tidak sampai terjadi, hehe..



foto 1; penampakan tanganku saat gatal melanda, tak ada indah-indahnya 😢 (doc. pribadi)


Tapi aku terus coba untuk mencari dr sp. KK di Jakarta agar memudahkanku berobat saat gatal melanda. Bertemulah aku dengan dr Ani Shofawati, sp. KK yang praktek di RS Siloam Asri, Duren Tiga - Jakarta Selatan. Bersyukurlah karena kehadiran beliau bisa menggantikan dr. Doddy. Dan benar adanya, kalau ternyata aku punya riwayat Eksim. Eksim memang tidak berbahaya dan tidak menular, tapi menurun, nah kan bagaimana mau ditolak kalau diberi warisan begini, hehe..


Kini, saat aku mulai mengerti kondisi tubuhku, aku semakin ingin menjaga agar tidak terlalu sering berjumpa dengan si gatal. Berusaha menjaga pola makan, pikiran dan kebersihan diri sendiri dan lingkungan sekitar kita tinggal. apalagi setelah punya bayi, akupun jadi khawatir kalau aku akan mewariskan 'warisan' ini ke anakku 😢 semoga tak terjadi, amin.



foto 2; cream pelembab yang diresepkan dokter untuk rutin dipakai (doc. pribadi)


TIPS MENGHADAPI EKSIM


Jadi setelah kubaca dari beberapa sumber, berikut ini penjelasan mengenai eksim yang bisa kupahami dan akan selalu kuingat untuk bekalku hidup dengan Eksim.


1. Penyakit ini bikin kulit kering bahkan sampai bersisik, gatal minta ampuuun, dan sering sampai terjadi peradangan kalau tidak segera mendapat pertolongan dan akan lebih parah kalau terkena garukan.


2. Ternyata jenis eksim ada dua, eksim kering dan basah


3. Eksim TIDAK MENULAR, dan penyebabnya belum pasti, tapi eksim kering biasanya adalah penyakit keturunan.


4. Eksim ini bisa muncul dari anak-anak, bahkan bayi sampai orang dewasa dan tidak dapat sembuh total.


5. Dan Eksim ini bisa makin parah kalau kitanya stres! Jadi hadapi dengan senyuman saja semua yang terjadi, terjadilah, hehe..


Kenalilah kondisi tubuh kita sendiri, agar kita semakin sayang dengan diri sendiri sebelum menyanyangi orang lain. Sehat itu mahal, dan menjaga kesehatan jauh lebih mahal, jadi hiduplah dengan bahagia agar selalu sehat!💗

#OneDayOnePost

27 komentar:

  1. Lekas sembuh ya, mbak! Bermanfaat sekali infonya.

    BalasHapus
  2. Balasan
    1. hehe iya sayapun baru tahu pas sudah menderita eksim hehe

      Hapus
  3. Dulu, waktu kecil aku juga pernah ka. Mengganggu bgd, ga bisa makan ikan asin, yg anyir2 dll.
    Kalau malam gatalnya minta ampun. Pas tidur ga sadar garuk2, wakti bangun udah berair aja. Tapi alhamdulillah hanya beberapa tahun saja, dan sekarang sudah sembuh.

    Semoga kakak lekas sembuh juga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah alhamdulillah sdh bisa terhindar dari gatal-gatal, semoga aku juga segera, amin :)

      Hapus
  4. ya allah kak cepat sembuh ya kak,pasti mengganggu banget kan kak. soal saya juga pernah tapi dikepala gitu kayak ketombe dan rasanya gatal bangetkan kak. saya mengerti,cepat sembuh ya kak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya memang gatal sepertinya penyakit yang sepele, tp amat mengganggu kalau dibiarkan, huhuu

      Hapus
  5. ya allah.. semoga cepat sembuh ya kak... aku pernah gata-gatal dijari tangan, mpe brnanah n ndak bisa menulis... lama sembuhnya.. tapi sembuh.. terus semangat ya kak.. yakin terus pasti sembuh

    BalasHapus
  6. Baru tau tentang penyakit eksim, nambah ilmunya😅

    BalasHapus
  7. Syafakillah kak
    Makasih informasi atas pengalamannya tentang eksim
    Saya pun pernah

    BalasHapus
  8. Terima kasih informasinya kak, syafakillah. Jadi, tahu tentang eksim

    BalasHapus
  9. inipun

    Seharusnya ditulis ini pun.

    Setiap akhir kalimat pakai titik.

    Smoga cpt smbuh ya kak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah terima kasih atas koreksinya, sudah membaca dengan teliti tuisan saya :)
      amiinn..

      Hapus
  10. Kulitku juga sensitif gitu, kalau gatal masyaallah rasanya...

    BalasHapus
  11. Baru denger eksim kak. Lekas baik kak dan terus berkarya.

    BalasHapus
  12. Saya baru tahu tentang penyakiy ini. Makasih kak karena sudah berbagi 😊
    Semoga anaknya tidak dapat 'warisan' ya kak 😇

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.