Saya Melahirkan Gratis dengan BPJS Kesehatan

Setelah mengetahui berapa banyak biaya yang akan dihabiskan untuk menjalani sebuah persalinan, mungkin jadi lebih banyak pertimbangan. Bisa jadi memilih untuk menabung atau bahkan menunda kehamilan hingga mampu finansial. Padahal ada pertimbangan yang lainnya lho, yaitu dengan mendaftar BPJS. Saya melahirkan gratis dengan BPJS.


Sebelum repot mengurus saat Hari-H dan panik karena tidak tahu bagaimana prosedurnya, ada baiknya jauh hari sebelum merencanakan kehamilan, mulai mencari informasi mengenai pembiayaan BPJS untuk melahirkan.

Melahirkan Gratis dengan BPJS

Untuk mendapatkan pelayanan itu, mulai saat kehamilan tentu saja sudah harus terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan aktif. Serta mengikuti prosedur pemeriksaan yang berlaku.


Yaitu, melalui sistem yang berjenjang, termasuk melakukan pemeriksaan kehamilan pada faskes pertama dan seterusnya.  Jika tidak dilakukan, maka nantinya kita tidak bisa mendapatkan jaminan kesehatan dari PBJS Kesehatan.


Kecuali, jika dalam kondisi gawat darurat. Artinya, untuk proses normal dan bayi sehat, maka tidak akan mendapatkan pelayanan dari BPJS penuh, jika tidak sesuai dengan sistem pemeriksaan yang berjenjang. *Informasi selanjutnya, cek di websitenya ya 😊


Jika dilakukan sesuai prosedur pemeriksaan, maka dalam layanan BPJS tidak hanya menanggung biaya persalinan saja, tapi juga termasuk pemeriksaan kehamilan. Dan juga layanan USG lho.


BPJS Kesehatan akan menjamin semua jenis persalinan, baik normal (dengan penyulit atau tidak) maupun caesar. Nah, termasuk juga pelayanan untuk bayi baru lahir, yang disatukan dengan ibunya.


Melahirkan Dibiayai BPJS

Pengalaman saya melahirkan, dibiayai oleh BPJS pada tahun 2018 di RS Polri-Jakarta Timur. Prosesnya sangat dimudahkan, dan semua biaya ditanggung, kecuali tambahan karena permintaan naik kelas.


Kondisi kehamilan saya saat itu memasuki usia 37 minggu, yang artinya masih jauh dari HPL (Hari Perkiraan Lahir). Namun, karena kondisi kehamilan yang darurat, jadi keadaan bayi di dalam kandungan harus segera dikeluarkan dengan jalan operasi.


Sebelumnya, saya melakukan pemeriksaan di rumah sakit swasta yang tidak menerima layanan BPJS. Saya menggunakan asuransi lain untuk meng-cover biaya pemeriksaan kehamilan tersebut. (Jadi mohon maaf saya tidak bisa membagikan pengalaman pemeriksaan kehamilan dengan layanan BPJS)


Kebetulan, dokter kandungan yang saya tuju, juga praktik di rumah sakit daerah (RS Polri) yang menerima BPJS. Akhirnya, dokter menyarankan untuk menggunakan BPJS saja dalam proses operasi, demi meringankan biaya dan karena memang saya sudah terdaftar aktif menjadi anggota BPJS.


Saya langsung diberikan surat rujukan untuk menuju ke rumah sakit Polri yang dimaksudkan di atas. Sebelumnya, ada beberapa obat yang diberikan oleh dokter, di luar layanan BPJS. Obat ini sebagai penghilang rasa sakit, karena obat yang diberikan dari layanan BPJS, kurang ampuh untuk menahan sakit, hehe..


Proses Melahirkan dengan Layanan BPJS

Setelah dirujuk ke Rumah Sakit yang menerima BPJS, saya langsung dilarikan ke UGD untuk mendapatkan tindakan lebih cepat. Surat Rujukan dari Dokter Kandungan dan beberapa dokumen lain, seperti KTP si Ibu dan suami atau yang mengurus biaya serta kartu BPJS si Ibu, dimasukkan ke proses registrasi di UGD.


Setelah diberikan perawatan sementara di UGD, tidak lama saya dibawa ke kamar rawat inap sesuai dengan kelas yang didaftarkan di BPJS. Dan langsung dilakukan tindakan besok paginya.


Nah, kalau ada yang bertanya-tanya, ada bedanya nggak sih pelayanan BPJS ini? Menurut informasi dokter, tidak ada perbedaan perlakuan operasi atau proses persalinan untuk layanan BPJS. Semua kelas dalam BPJS mendapatkan pelayanan dan proses persalinan yang sama.


Hanya fasilitas kesehatan saja yang akan didapatkan berbeda. Misalnya ruangan perawatan, jika dengan BPJS tentu akan menyesuaikan dengan kelas yang terdaftar pada kepesertaan.  Serta ada beberapa obat-obatan yang lebih ampuh, biasanya bisa dibeli di luar layanan BPJS, tentu saja atas rekomendasi dokter.


BPJS Untuk Si Bayi Baru Lahir

Setelah bayi lahir, BPJS untuk si bayi juga dapat langsung diurus. Dengan menyertakan Surat Keterangan Lahir dan Fotokopi KTP orang tua.


Pengurusan dapat dilakukan di loket BPJS di rumah sakit tersebut. Tanpa menunggu lama, kartu dengan nomor kepesertaan langsung didapatkan dan otomatis langsung aktif. Sehingga semua biaya terkait perawatan bayi juga sudah dapat ditanggung oleh BPJS.


Dalam kondisi saya, bayi yang saya lahirkan alhamdulillah normal dan sehat, sehingga tidak perlu mendapatkan penanganan khusus. Mungkin jika ada penanganan khusus untuk bayi, ada beberapa yang tidak ditanggung oleh BPJS.


Nah, sebetulnya pendaftaran untuk si bayi juga dapat dilakukan sejak bayi masih dalam kandungan. Informasi lengkapnya ada di leaflet BPJS.

leaflet BPJS Kesehatan

*Note: Proses ini saya lalui saat melahirkan anak pertama pada tahun 2018. Pembayaran iuran BPJS saya dilakukan oleh Kantor tempat saya bekerja. Mendapatkan pelayanan kelas 1. Dan saat itu, saya melakukan permintaan naik kelas ke VIP. Total biaya kekurangan yang harus saya bayarkan, kurang lebih satu juta rupiah.


Saat ini sepertinya sudah banyak kemajuan yang dilakukan oleh pelayanan BPJS. Bahkan beberapa pelayanan sudah dapat dilakukan secara online agar lebih mudah.


Dulu, prosesnya sangat mudah dan sangat membantu, semoga memberikan manfaat bagi semua yang membutuhkan ya!


Bagaimana, sudah melakukan persiapan untuk kelahiran anak tercinta? Selain persiapan biaya, juga diperhatikan persiapan kesehatan lainnya seperti menerapkan Pola Hidup Sehat Saat Hamil.
x

5 komentar:

  1. wah ini insight banget untuk calon ibu atau ibu yang punya rencana untuk hamil lagi. tapi kira2 kalau sedang pandemi gini sistemnya masih sama atau ada tambahan swab/ PCR ga ya mba? dan itu nnt di tanggung juga tidak ya? terima kasih

    BalasHapus
  2. aku dulu sempet kepikiran mau nyobain bpjs punya ku buat lahiran mba. eh tapi sodara ku pnya cerita yg kurang baik saat dia pake bpjs pas melahirkan.

    BalasHapus
  3. wah aku baru tahu kak kalau pakai BPJS bisa cover pemeriksaan kehamilan juga dan USG, aku taunya hanya biaya persalinan saja.

    BalasHapus
  4. Kalau aku bukan melahirkan sih mbak, tapi buat rawatan anak. Pernah anak dirawat beberapa hari di RS trus pakai BPJS Alhamdulillah gratis semuanya

    BalasHapus
  5. Aku baru tahu kalo lahiran bisa pakai BPJS, membantu banget sih kalo keadaan ekonomi pas-pasan. Akupun juga merasa terbantu dengan adanya program BPJS ini karena pas rawat inap jadinya gratis semua. Tapi ya gitu, ngurusnya agak ribet, gak secepet asuransi swasta yang dulu pernah aku pakai.

    BalasHapus

Terima kasih sudah membacanya sampai selesai, semoga bermanfaat :)

Diberdayakan oleh Blogger.