MEMBACA BUKU MENJADI KAYA DENGAN BANYAK KATA

MEMBACA BUKU MENJADI KAYA DENGAN BANYAK KATA

Membaca buku menjadi hal yang menyenangkan dari dulu, menjadi kaya dengan banyak kata. Selalu menghabiskan waktu menyelesaikan satu buku adalah sebuah kepuasaan tersendiri. Meski hanya buku jenis novel dengan cerita ringan, namun akan selalu menghibur pikiran yang jenuh dengan kegiatan rutin sehari-hari. Hingga kini, membaca buku menjadi kegiatan spesial untuk mengisi me-time. Dan sangat berharga sekali jika sampai bisa menyelesaikan satu buku dalam sekali baca.

AYO MEMBACA

Artikel terkait : AKRAB DENGAN BUKU

Membaca buku ternyata memiliki banyak manfaat yang luar biasa lho, tentunya menjadi kaya kata dengan membaca. Bukan sekedar mendapatkan ilmu pengetahuan dan membuka informasi dengan dunia luar yang lebih luas lagi. Banyak hal lebih dari itu yang bisa didapatkan dari membaca buku, 5 hal berikut yang dirasakan manfaatnya dari membaca buku:

1.   Hiburan Gratis

AYO MEMBACA

Meski membaca buku juga perlu modal untuk membeli bukunya, namun sekarang harga buku sudah sangat terjangkau. Banyak buku berkualitas yang harganya cukup terjangkau. Tidak perlu khawatir untuk kalian yang mempunyai dana terbatas untuk membeli buku, berikut 4 tips hemat untuk dapat membaca buku favorit yang berkualitas.

a.    Pergi ke perpustakaan

Kalian dapat mendatangi perpustakaan setempat. Perpustakaan umum banyak menyediakan buku-buku berkualitas yang tidak terhitung jumlahnya dengan beragam jenis subjek. Tentunya, mereka juga akan terus menyediakan buku-buku baru hingga kita tidak akan kehabisan bahan bacaan. Sayangnya perpustakaan di Indonesia sepertinya kurang berkembang atau mungkin saja kita masih kesusahan mendapatkan perpustakaan umum di kota kita.

b.    Datangi bazar buku

Mendatangi bazar buku juga menjadi alternative pilihan untuk mendapatkan buku yang berkualitas dengan harga lebih hemat lagi. Biasanya, beberapa took buku sering menggelar bazar di akhir bulan dengan potongan harga yang sungguh menggiurkan.

c.     Pinjam ke teman

Meminjam buku ke teman juga dapat menjadi pilihan untuk dapat membaca buku secara gratis. Mungkin beberapa teman dekat memiliki selera genre buku favorit yang sama, atau memang mempunyai ketertarikan dengan satu ilmu yang sama. Jadi akan lebih berhemat kan? Asal buku dikembalikan kembali dalam keadaan baik ya.

d.    Cari e-book gratis

Salah satu pilihan cerdas di masa digital ini adalah mengakes ebook yang sudah tersedia gratis di internet. Kita dapat mengunduhnya serta membacanya di e-reader, iPad atau monitor komputer. Banyak pilihan genre bacaan untuk tiap orang, mulai dari literatur klasik, fashion, biografi, sejarah, tips pengembangan diri, novel romantis dan lainnya.

2.   Ketrampilan Menulis Lebih Baik

AYO MEMBACA

Menjadi seorang penulis, apalagi penulis buku, membaca jelas akan mendukung kegiatan menulis. Kita dapat belajar bagaimana membuat kalimat dengan membaca karya-karya orang lain. Hal ini dapat berjalan seirama dengan pelebaran kosakata.

3.   Ketenangan

AYO MEMBACA

Tidak hanya relaksasi yang dirasakan saat membaca buku, terkadang jika subyek yang dibaca sesuai juga dapat membawa ketenangan batin.

4.   Memperkaya Kosakata

AYO MEMBACA

Semakin banyak membaca, makin banyak kata yang akan dimiliki. Membaca buku juga dapat bermanfaat untuk mendalami bahasa baru, karena dapat memperluas kalimat yang dipakai dalam konteks, hingga menaikkan kekuatan dalam menulis serta kefasihan bicara.

Apalagi kalau teratur membaca buku, perlahan-lahan namun tentu kosakata yang dimilikipun akan bertambah. Lantaran didalam buku yang kita baca, buku apa pun, memiliki kandungan kosakata yang luas. Terlebih bila buku yang kita baca jumlahnya banyak serta bermacam jenisnya.

5.   Memelihara Ketajaman Otak

Satu studi paling baru dari Rush University Medical Centre mengungkap, jika ‘membenamkan’ diri didalam buku-buku yang bagus serta memiliki kualitas, akan dapat memperpanjang usia pikiran.

AYO MEMBACA

Ditegaskan juga jika orang dewasa yang menggunakan waktu senggang mereka dengan melaksanakan aktivitas kreatif atau intelektual (seperti membaca) mempunyai peluang 32 persen lebih lambat mengalami penurunan kognitif di kemudian hari dari pada mereka yang tidak. Yang artinya kalau mereka lebih rendah peluangnya mengalami pikun.

Kini, memperoleh sebuah pengetahuan dan informasi baru sudah mudah dan cepat. Sudah ada banyak jenis buku karangan penulis-penulis buku hebat dunia yang bisa dibaca dan didapatkan dengan mudah. Tersedia di toko-toko buku atau situs-situs jual beli online yang ada di internet. Buku-buku tersebut terdiri dari berbagai macam genre. Genre buku yang bermacam-macam bertujuan agar pembaca tidak bosan dengan pilihan buku yang itu-itu saja. Secara umum, ada dua jenis genre buku, yaitu Fiksi dan Non Fiksi.

Buku bergenre fiksi merupakan jenis buku yang ditulis berdasarkan hasil pemikiran dan imajinasi para penulisnya. Jenis genre yang termasuk ke dalam kategori fiksi diantaranya novel, fiksi sejarah, dan beberapa jenis buku lainnya yang ditulis berdasarkan imajinasi penulisnya.

Genre buku lainnya adalah buku non-fiksi. Buku bergenre non-fiksi merupakan buku-buku yang ditulis berdasarkan fakta dan kejadian yang sebenar-benarnya. Dalam membuat sebuah buku bergenre non-fiksi diperlukan serangkaian kegiatan dan observasi. Tujuan dilakukannya kegiatan pengamatan dan observasi ini adalah agar semua isi yang terdapat di dalam buku jenis ini dapat dipertanggungjawabkan. Jenis genre buku yang terdapat di dalam kategori buku non-fiksi, diantaranya adalah biografi, ensiklopedia, dan masih banyak jenis buku lainnya.

Artikel terkait : BUKU ANAK YANG MENARIK

Nah, untuk mengisi kegiatan yang santai, saya lebih suka membaca buku dengan genre fiksi yang menjadi pilihan. Bahasannya lebih ringan dan dapat dinikmati dengan mudah jalan ceritanya. Salah satu buku fiksi favorit adalah novel. Novel-novel karya penulis buku favorit Tere liye, menjadi pilihan terbaik untuk mengisi waktu me-time. Kalau kalian suka baca buku apa? 😁


16 komentar:

  1. baca artikel ini jadi merasa tertantang untuk bisa menyelesaikan 1 buku dalam sekali baca, HAHA terasa sangat sulit untuk seorang ibu seperti aku.
    setuju banget sih. membaca membuat kita semakin mudah dalam menulis.

    BalasHapus
  2. orang kita nih kudu banget emang rajin baca biar kaya akan kata, jadi aku selain bacain beberapa blog teman juga menyempatkan membaca buku dalam sehari.

    BalasHapus
  3. Aku juga penyuka Tere Liye kak. beberapa beli, beberapa lagi pinjem di perpus daerah. Tapi pas pandemi nih jadi nggak pernah ke perpus lagi. paling suka Novel Rindu, aduh itu aku ulang-ulang bacanya hehehe..sekarang lebih banyak buku non fiksi nih. lagi mau nyoba yang beda

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehee favorit bgt sama tereliye mbak, sampe punya semua novelnya dan selalu terngiang terus ceritanya walopun udh lama dibaca :)

      Hapus
  4. Aku terakhir baca buku bulan lalu, masih setia sih dengan genre novel/fiksi. Biasanya beli buku sendiri. kalau pinjam teman atau perpus, biasanya suka ada beban buat cepet-cepen mengembalikan, entah kenapa. hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe iys sih, paling enak ya punya sendiri, bisa santai bacanya ya, hehehe

      Hapus
  5. Aku sih setuju sekali untuk berusaha membaca karena banyak info yang akan kita dapatkan

    BalasHapus
  6. Bisa baca buku dengan nyaman tanpa distraksi tu emg me time paling nikmaaaat bgt. Jadi pengen juga sehari 1 buku. Bisa ga ya? 😂

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha betulll sekali, semakin kesini jd semakin tertantang rasanya kalo bisa nyelesein satu buku sehari huhuuu

      Hapus
  7. Mbaak yuk gabung ke komunitasku Buku Berjalan, hehe. Aku juga suka banget bacaaa

    BalasHapus
  8. ya ampun aku udah lama ga pernah baca buku lagi, terakhir baca buku fiksi, emang bener kalau lagi asik membaca rasanya relax, dan nagih.. jadi pengen mulai membaca lagi nih :)

    BalasHapus
  9. ketika wifi ku off, kadang ini kesempatan besar aku buat bisa baca buku, jujur aja makin kesini kualitas aku buat baca buku menurun banget, biasanya dalam setahun bisa 4 buku rata-rata aku habiskan, pernah sampe cuma 1 buku aja dan itu pun belum selesai

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.