Kulit Tumit Kaki Kasar? Lakukan 5 Hal Ini!

 Akhir-akhir ini, aku menemukan kulit tumit kaki yang kasar. Rasanya jika digosok dengan tangan, seperti tangan ini pegang parutan, huhu.. kasar dan terasa sedikit tajam. Padahal, kegiatanku hanya berada di dalam ruangan. Lalu, apa sebenarnya penyebab kulit tumit kasar?


Mengetahui kondisi kakiku itu, otomatis aku langsung cari info produk yang dapat mengembalikan kulit tumitku halus kembali. Tapi ternyata, jika fokus kita hanya mengembalikannya halus kembali, tentu saja nantinya bisa kembali kasar kan? Jadi, aku putuskan untuk mencari tahu juga penyebabnya, hihi.. 


Penyebab Kulit Tumit Kaki Kasar

Berdasarkan penelusuran yang didapatkan, penyebab kulit kaki menjadi kasar bisa disebabkan oleh banyak hal. Beberapa artikel menyebutkan jika kulit tumit dapat menjadi kasar karena sering tidak memakai alas kaki saat berjalan di jalan yang kasar.


Namun, jika disesuaikan dengan kondisiku, itu sangatlah tidak mungkin, pasalnya aku hampir selalu aktivitas di dalam rumah saja. Jikapun harus aktivitas di luar rumah juga selalu menggunakan alas kaki. Jadi, apa ya penyebab paling mungkin kulit kakiku menjadi kasar? Hmm.. 


kulit-tumit-kasar


Jika diruntut pada kondisi kulit, kulitku memang cenderung jenis yang kering. Bahkan bisa sampai menimbulkan gatal jika kondisi kulit tidak diberikan lotion atau pelembab khusus. Selain kondisi kulit yang kering, ditambah kulit sensitif, yang kalau salah dalam penggunaan bahan-bahan kimia akan menimbulkan iritasi yang berlebihan.


Nah, mungkin saja kondisi kulit keringku ini akan semakin parah jika hal-hal penyebab lainnya juga ada. Seperti dilansir dari alodokter, kulit kaki atau tumit yang pecah-pecah atau kasar dapat disebabkan dari kebiasaan, pekerjaan atau aktivitas sampai bisa juga karena penyakit tertentu.


Beberapa kebiasaan, yang membuat kaki pecah-pecah, seperti sering berdiri terlalu lama, sering berjalan tanpa alas kaki, bisa juga karena menggunakan sepatu yang tidak pas, atau mandi terlalu lama atau menggunakan sabun yang bahannya bersifat iritatif, ternyata juga dapat memicu kondisi kulit jadi pecah-pecah.


Risiko seseorang mengalami kulit kaki pecah-pecah juga akan meningkat jika ia sudah berusia lanjut. Wah, apakah aku termasuk? Hihi.. Orang yang memiliki gaya hidup kurang sehat, seperti merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol, juga lebih berisiko mengalami masalah kulit ini.


Nah, untuk lebih tau pastinya, jika memang kondisinya sudoah mengganggu aktivitas, alangkah baiknya, untuk mengetahui penyebab pasti, sebaiknya memeriksakan diri ke dokter.


Baca juga: Kulit di Pangkal Kuku Mengelupas


Cara Sederhana Hindari Tumit Kaki Kasar

Kalau ada yang berpendapat jika orang-orang yang memiliki tumit kaki kasar, berarti hidupnya susah, oh tentu tidak benar wahai nitijen, hehe.. Ternyata, keluhan tumit kaki kasar bahkan sampai pecah-pecah bisa menyerang siapa saja.


Kondisi ini berhubungan dengan seberapa baik kadar kelembaban dari kaki kita. Saat kaki terlalu kering, maka kulit bagian tumit akan lebih mudah retak dan pecah-pecah. Dilansir dari berita CNN Indonesia, masalah ini sebenarnya sudah menjadi bagian dari masalah kulit yang serius.


Jika hal tersebut terjadi, obat pertama yang dibutuhkan adalah pelembab kulit yang sangat kuat dan bekerja dengan cepat. Karena jika dibiarkan pecah-pecah di tumit, bisa menyebabkan rasa nyeri, pendarahan bahkan juga infeksi. Ngeri juga ya ternyata, huhu..


Kelembaban penting untuk mengurangi callus atau penebalan jaringan yang bisa berujung pada kulit jadi retak.


Kondisi tumit kasar apalagi sampai pecah-pecah, sudah pasti membuat penampilan tidak sedap dipandang ya. Tapi tidak hanya soal penampilan saja lho, kondisi ini bisa berbahaya juga untuk kesehatan, karena bisa terjadi infeksi kuman, hiiii...


penyebab-kulit-tumit-kasar


Nah, berikut beberapa cara mudah mencegah tumit kaki kasar dan pecah-pecah yang aku dapatkan dari laman everydayhealth.com. Tentu saja yang sedang  aku coba juga nih, semoga membuahkan hasil yuk :)


1. Berinvestasi pada Krim Pelembab Terbaik

Cari pelembab yang kuat. Hah? yang sekuat apa nih?!

Tentu saja yang kandungannya terasa sedikit berminyak untuk pelembab tumit biasanya lebih baik. Usapkan ke tumit sesegera mungkin setelah kita elesai mandi untuk penyerapan yang lebih baik.


Cobalah jelly petroleum. Jenis ini mungkin perlu waktu untuk menyerap, tapi biasanya aku pakai saat kondisi kulit sedang kering parah, termasuk mencoba untuk tumit pecah-pecah kali ini.


Biasanya, aku oleskan di kulit tumit kaki yang sudah bersih dan dikeringkan. Aku pakai di malam hari sebelum tidur dan lalu tutup dengan kaus kaki. Jadi, biarkan si jelly ini menyerap semalaman.


Baca juga: Kebiasaan Sederhana Bikin Kulit Wajah Glowing


2. Rajin Bersihkan Dasar Kaki

Hal penting yang perlu sekali diingat adalah, menjaga kondisi pecah-pecah di tumit untuk selalu bersih. Jadi pilihan sabun yang digunakan juga mempengaruhi.


Pilih sabun yang lembut, dan bersihkan dengan teliti. Jika akan menggunakan sikat kaki, pilihlah sikat yang yang lembut, jadi tidak akan memperburuk kondisi tumit.


3. Cukupi Kebutuhan Cairan

Nah, aku menemukan cara yang menarik untuk mengetes, apakah kulit kita sedang dalam kondisi kekeringan atau tidak. Perhatikan jika mulut dan kerongkongan kita terasa kering, hal yang sama juga terjadi pada kulit dan kaki kita.


Jadi, penuhi kebutuhan tubuh akan air untuk mencegahnya. Hal ini tidak boleh dilupakan, mengingat kebutuhan air bagi tubuh sangat penting. Dua liter sehari harus dipenuhi.


4. Hindari Mandi Terlalu Lama

Mandi memang dibutuhkan tubuh, tapi ternyata, kalau kelamaan mandi apalagi berendam di dalam air, bisa menghilangkan minyak alami dari kulit. Penting juga, kalau ingin mandi dengan air hangat, usahakan suhunya tidak terlalu panas.


5. Hindari Menggosok Kaki

Menggosok kaki memang perlu untuk mengangkat sel-sel mati di kulit kaki. Tapi, tidak juga terlalu keras, apalagi jika dengan sikat, pilih yang lembut. Hal ini bisa membuat kulit jadi terlalu kering.


Saat mengeringkan kaki pun, tidak perlu menggosoknya terlalu keras meski dengan handuk saja. Jadi, cukup ditepuk-tepuk saja.


Mudah ya rupanya, tapi sering terabaikan nih, huhu.. Pantas saja kulit tumit jadi kasar dan hampir pecah-pecah. Yuk, rawat bagian tubuh kita dengan baik dan maksimal. Meski terlihat sepele, kulit tumit kaki kasar, jika dibiarkan saja, bisa berbahaya juga.

20 komentar:

  1. Walah saya malah at least seminggu 2x gosok tumit... gak boleh ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. masih masuk akal sih kalau menurutku mba 2x seminggu, hihi asal gak terlalu keras dan pakai sikat lembut :)

      Hapus
    2. Oh gitu ya kak. Jadi kek exfoliate wajah juga gaboleh terlalu sering

      Hapus
  2. Ternyata mandi cukup lama juga berpengaruh bisa bikin tumit kaki kita kasar dan pecah-pecah ya. Nah cara untuk mengatasinya mudah ya Mbak, yang penting memang kudu rutin dilakukan nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah betul, sebenernya bisa kita hindari hal-hal pemicunya, tp memang kudu konsisten hihi

      Hapus
  3. wkwk... ngakak aku, kalo tumit kasar hidupnya berarti syusah, hadeh, netijen emang dah ya..

    tapi seriusan sih kalo tumit kasar bikin nggak nyaman. jujur, kalo aku di kampung pasti dah kekasaran tumit seketika muncul, tapi kalo udah balik lagi merantau, enggak tuh, wkwk.. aneh.

    btw, makasih lho tips nya mbak tiq, ku akan menerapkannya, haha..

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya lhooo mbak, pernah denger juga gak sih, huhu.. aku soalnya pernah diomongin begitu wkwkwk..

      iya betul, gak nyaman pasti apalagi kalau sudah sampai perih ya :(
      wah aku belum eksperimen nih yang kondisi pulang kampung hehe..

      Hapus
    2. Cobain mbak, siapa tau kampung kita sama, akan menimbulkan kekasaran tumit, wkwk..

      Hapus
  4. Auuuwwhh ini mah penyakit emak-emak wkwkwk. Jadi malu. Eh mba Jelly Petroleum itu yang Nivea bisa kan? Biasanya pake itu sih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. wkkwkwk tos dulu kita hihi..
      iyak betul mba, aku pakai itu jadi lembab pas bangun tidur :)

      Hapus
  5. Penting nih. Setuju sih kalau gak pake alas kaki memang jdi mudah kering ya. Akupun ngerasain hal itu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, jd meski di dalam rumah, pakai alas kaki juga bisa ngurangi tumit kasar hehe

      Hapus
  6. Ternyata gosok kaki sebaiknya dihindari ya. Kalau gak ada krim pelembab kaki, pakai lotion biasa bisa aja kan ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. harusnya bisa sih, tp kok aku agak geli ya kalo pake lotion biasa di tumit dan telapak kaki wkwkwk

      Hapus
  7. Mandi terlalu lama ternyata bisa juga jadi penyebabnya, meski harus dikurangi nih mandi air hangat lama-lama mencegah kaki pecah-pecah

    BalasHapus
  8. Hehe selama ini ga pakai krim, atau pakai lotion pun ga perhatiin tumit.. ternyata pas dipegang agak kasar.. huhu baca ini jadi butuh diperhatiin tumitnya

    BalasHapus
  9. Lah iyaa ini aku bangett. bagian tumit kasarr, oh ternyataa seperti ini perawatannyaaaa <3 thanks kak Atiq

    BalasHapus
  10. Salah satu caranya adalah mencukupi kebutuhan cauran ternyata. Nah lho, banyak banget masalah kesehatan ternasuk kulit karena kurang konsumsi cairan ya.

    BalasHapus
  11. otomatis langsung liat tumit, eh ternyata pecah2 juga. wah harus coba perawatan ya minimal pake lotion

    BalasHapus
  12. Saya nih kurang perhatian pada bawah kaki atau tumit. Mgkin krn letaknya paling bawah ya. Baiklah mulai skrng aku cobain tips dr mba

    BalasHapus

Terima kasih sudah membacanya sampai selesai, semoga bermanfaat :) Please jangan tinggalkan link hidup dalam kolom komentar!

Diberdayakan oleh Blogger.