Tetap Nikmati Wisata Kuliner Meski Sedang Diet

Gagal diet karena tidak tahan godaan makanan saat kulineran? Itu saya yang dulu, hehe.. Sekarang? Terkadang masih juga tergoda, apalagi kalau makanan favorit, hmm.. langsung tercetus dalam pikiran, kalau 'diet mulai besok' 😋. Tapi, beberapa hal yang sudah saya pelajari ini, membuat saya tahu triknya untuk tetap nikmati wisata kuliner meski sedang diet.


Wisata Kuliner

Wisata kuliner memang menjadi salah satu hobi yang menyenangkan. Berbagai jenis makanan lezat dari berbagai daerah bisa dicoba sepuasnya. Apalagi kalau sudah jauh-jauh ke satu daerah demi mencoba makanan khasnya secara langsung. Tentu tidak mau melewatkannya kan?


Kalau godaan terberat saya adalah, melewatkan tempat kuliner baru dengan banyak pilihan menu menggiurkan. Sungguh sayang kalau tidak icip-icip, hihi..


Nah bahayanya, kalau sudah kelewat makan terus, berat badan pun jadi ikut lewaaat, hehe.. Apalagi untuk saya yang punya badan mudah sekali menimbun lemak. Kegiatan makan di luar memang menjadi hambatan untuk menjalani diet sehat.

Diet Saat Wisata Kuliner
Nikmati Wisata Kuliner Saat Diet (Design by catatanatiqoh via Canva)


Tips Menikmati Wisata Kuliner Saat Diet

Tapi ternyata, setelah saya baca dari beberapa referensi, ada tips menarik yang dapat dicoba untuk tetap nikmati wisata kuliner meski sedang diet. Yuk kita pelajari, tips mana yang sudah kalian praktikkan?


1. Tetap Makan Seperti Biasa

Tetap makan seperti biasa bikin kita tidak kalap makan nantinya. Apalagi kalau kondisinya terlalu lapar, pasti bakal lebih gampang buat makan apa saja dan jadi lapar mata. Rasanya setiap melihat makanan apapun jadi ingin langsung santap.


Jadi, lebih baik tetap makan seperti biasanya kita makan sehari-hari. Kalau yang sudah saya coba praktikkan adalah, tetap memilih beberapa menu yang ingin dicoba, namun coba dalam porsi sedikit. Atau bisa juga beli porsi sharing untuk bisa dimakan bersama. Selain lebih irit, jadi lebih bisa mengontrol makanan yang masuk.


2. Tentukan Tujuan Makan

Menentukan tujuan ingin makan apa ketika pergi ke tempat makan, bisa jadi jalan terbaik buat ngontrol makanan yang akan di pesan. Jadi, kita tidak terlalu kalap ingin memesan banyak makanan untuk di makan.


Kalau saya, selalu mencoba untuk memilih menu utama yang ditawarkan. Karena biasanya, menu utama selalu dipasarkan dengan begitu menarik dan bikin penasaran untuk coba. Jadi kalau sudah coba menu yang paling hits di tempat makan tersebut, rasanya sudah puas. Nah, ini bisa jadi ngontrol makanan yang masuk ke perut, hehe..


3. Tetap Perhatikan Asupan Makanan

Kalau baca tips ini, pasti langsung berkomentar, "yaelah sempat-sempatnya mikirin nutrisi dan kaloti, kan lag imakan enak di restoran", hehe.. Tenang, itu hanya pikiran saya saja 😉. Tapi kalau kalian juga berpikiran sama, maka sesungguhnya, hal ini memang harus tetap diperhatikan.


Kenapa asupan makanan tetap perlu diperhatikan? Agar tujuan diet sehat tidak terlalu berantakan hanya karena makan sekali di restoran enak.


Jadi paling tidak, kita mencoba untuk memesan makanan dengan asupan makanan yang seimbang di piring makan kita. Mulai dari karbohidrat, protein, dan juga lemak sehat. Nah, kalau menu tersebut tidak ada dalam pilihan di restoran tersebut bagaimana?


Hmm, ada yang bisa coba bantu jawab? hehe.. Kalau saya, biasanya pesan yang hanya mengandung proteinnya. Karbohidrat bisa didaptkan dari menu cemilan jika ada. Tapi jika ternyata yang dihidangkan adalah makanan berlemak tinggi semua, lalu bagaimana kelanjutannya? hehe..


Ya, itu jadi hak kalian sih, pilihannya cuma dua! Tetap lanjut kulineran disitu, atau pindah tempat kulineran, hehe..


4. Jangan Ragu Pindah Tempat Kulineran

Nah, kalau keputusannya tetap ingin kulineran di tempat yang tidak menyediakan makanan sehat, silahkan saja. Tapi kalau terasa berat menggagalkan diet, jangan ragu buat pindah tempat kulineran. Rasanya sudah banyak juga tempat kuliner yang menghadirkan menu yang sehat. Kaya pilihan kuliner legendaris di Depok ini, dari Ayam Bakar hingga Pempek.


Tapi, bagaimana kalau sedang pergi makan dengan teman atau keluarga besar? Coba berikan masukan kepada mereka mengenai pilihan restoran yang gpunya menu lebih cocok untuk diet. Atau jika pilihannya sulit, silahkan tetap makan untuk mengurangi rasa lapar agar tidak berlebihan menyantap makanan.


5. Pilih Air Putih

Kalau sudah memesan makan yang enak-enak tapi maunya minum yang enak-enak juga, ya itusih bukan lagi merusak diet, tapi mending tetap berprinsip 'diet mulai besok' aja, hehe..


Pilihan kuliner memang beragam ya, tidak cuma makanan saja, minuman juga banyak sekali yang menggoda untuk dicoba. Nah kalau saya, biasanya pilih salah satu.


Kalau saat ini sedang wisata kuliner di banyak tempat makanan enak, maka makanan utama yang saya coba, minumnya tetap air putih. Tapi kalau sedang banyak kuliner dengan minuman khas yang enak, tentu saja minuman yang dicoba, menu makan tetap dijaga.


6. Lakukan Kuliner di Saat Waktunya Makan

Ternyata, penting juga untuk melakukan kuliner pas di saat waktunya kita makan. Kenapa? Tentu saja agar kita tidak terlalu merasa sangat lapar saat mencoba kuliner. Jadi tidak akan berpotensi untuk kalap makan, hehe..


Nah, satu lagi yang perlu diperhatikan juga saat wisata kuliner, jangan terlalu banyak makan cemilan di sela-sela jam makan yang tidak perlu. Tapi gimana kalau wisata kulinernya adalah makanan cemilan? haha.. Tentu saja itu harus tetap dimakan. Kenapa? Ya, daripada kepengen kaaan? 😁


Jadi, tips di atas yang saya pelajari tersebut, memang kembali lagi pada pilihan kita. Ingin tetap diet yang seperti apa, terlalu ketat atau menyesuaikan saja jika sedang kulineran, hehe..


Kalau pilihan saya tentu saja menyesuaikan dengan menu kuliner, namun asupan yang masuk tetap dibatasi. Sejauh ini, tidak ada peningkatan berat yang drastis setelah wisata kuliner, hehe.. Ya, itu sih kalau saya wisata kulinernya sesekali saja ya, kalau setiap hari mungkin beda lagi 😉


Pilihan Menu Kuliner Saat Sedang Diet

Terkadang meman tidak mungkin kita memilih menu makanan yang sesuai dengan diet kita saat sedan wisata kuliner. Tapi, jika memang gbisa memilih, berikut ini pilihan yang bisa dicoab. Jadi bisa tetap nikmati wisata kuliner meski sedang diet.


Pilihan Nasi. Jika ada pilihan, pilihlah nasi merah atau roti yang rendah indeks glikeminya. Gimana tahunya? Ya, tanya hehe.. Kalau tidak ada pilihan, lebih baik tinggalkan nasi.


Pilih Makanan Selain Digoreng. Makanan sehat yang dianjurkan untuk diet sehat memang selain yang diolah dengan minyak. Jadi bisa pilihan makanan dengan proses yan direbus, dipanggang atau dibakar.


Perbanyak Sayuran. Jika ada pilihan menu sayuran, perbanyak porsi sayuran untuk disantap. Ini bisa jadi pilihan untuk menggantikan porsi nasi yang dihilangkan.


Hindari Menu Dessert. Jika sedang wisata kuliner di restoran Italia, perbanyak pilihan salad atau buah. Mencoba pizza atau pasta lainnya boleh saja. Asal tidak lebih dari satu potong untuk pizza dan hanya 5 suap untuk pasta. Penting untuk jangan memesan menu dessert seperti garlic bread, keju-kejuan dan es krim.


Tetap Hindari Santan. Jika ada makanan yang bersantan, sebaiknya tetap tidak jadi pilihan. Lebih baik pilih makanan yang berkuah bening, seperti sup dibandingkan ketupat sayur babeh gue ini "PatSay BABEH GUE" 😁.


Pilih Jenis Makanan Dengan Porsi Sedikit. Jika ada cemilan yang mengenyangkan, lebih baik dihindari. Karena biasanya cemilan mengandung kalori yang lebih besar meski bentuknya kecil. Pilih yang sehat seperti sushi, dimsum atau sashimi. Tapi tetap waspada ya, biasanya kalau makan dengan ukuran yang kecil-kecil begitu, akan lebih kalap, hehe.. 


Baik, selamat menikmati wisata kuliner meski sedang diet dengan tips-tips diatas. Semoga membantu untuk tetap menjaga diet sehatnya, dan juga hobi kulinernya.

1 komentar:

  1. setuju kak! Biasanya aku kalo lagi wiskul tapi mau tetap menjaga badan, porsinya agak dikurangin tapi tetap bisa icip-icip makanan baru dan unik :D

    BalasHapus

Terima kasih sudah membacanya sampai selesai, semoga bermanfaat :)

Diberdayakan oleh Blogger.